Kursus Kewirausahaan Paling Digemari Peserta Program Kartu Prakerja
JAKARTA, investor.id - Para peserta program kartu prakerja di semester I-2021 sudah mulai menggunakan saldo prakerja mereka di berbagai platform mitra, dengan nilai sebesar Rp 1 juta per orang. Selama kursus itu, ada beberapa bidang yang banyak digemari oleh para peserta program kartu prakerja. Bahkan, berdasarkan data Pintaria, kursus paling banyak diminati adalah mengenai kewirausahaan. Apa sajakah itu?
CEO Pintaria Novistiar Rustandi mengatakan, peserta program kartu prakerja yang melakukan pelatihan di Pintaria banyak memilih jenis kursus yang bisa langsung bisa dipraktekkan. Adapun beberapa jenis kursus yang paling favorit di kalangan peserta program kartu prakerja di platform Pintaria antara lain Memulai Bisnis Kreatif Kaos Tie Dye (G-Trust), Memulai Bisnis Digital dari Awal (Cyber Edu Inkor), Membuat dan Menjual Masker Kain Melawan Virus Corona (Skill Academy), Bahasa Inggris Dasar untuk Resepsionis (Cakap), Cara Mudah Membuat Banana Choco Roll (Baking World).
“Kami melihat tingginya antusiasme peserta prakerja didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan kualitas diri dalam pekerjaan, berwirausaha, dan ekonomi digital kreatif,” ungkap Novistiar dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (19/3).
Merujuk hasil Survei Evaluasi Manajemen Pelaksana Program Prakerja, sebanyak 97% peserta berpendapat pengetahuan yang mereka dapatkan merupakan skill baru yang mereka tidak pernah dapatkan sebelumnya, dan 90% peserta prakerja berniat melampirkan sertifikat penyelesaian kursus saat mereka melamar pekerjaan. Selain fakta tersebut, diketahui bahwa pada 2020 saja program ini telah menambah 47% jumlah wirausaha dari kalangan peserta prakerja setelah mereka menerima insentif yang diberikan.
Menurut Novistiar, efektifitas pembelajaran di Pintaria bisa dilihat juga dari completion rate atau tingkat penyelesaian kursus. Mengacu pada pernyataan pemerintah yang menyatakan bahwa 5,3 juta orang dari 6,1 juta peserta yang sudah menerima insentif, hal itu setara dengan 86.6% tingkat penyelesaian kursus. Di Pintaria, angka tingkat penyelesaian bisa mencapai 91%. “Di Pintaria, kami mendapatkan 91% completion rate atau tingkat penyelesaian, yang berarti melebihi standar rata-rata completion rate keseluruhan peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kursus yang ditawarkan Pintaria mampu memuaskan dan bermanfaat untuk para peserta,” ucap Novistiar.
Lebih lanjut, Novistiar mengatakan, efektivitas serapan program prakerja ini tak lain juga merupakan upaya bersama antara pemerintah melalui manajemen pelaksana, platform edukasi, dan lembaga pelatihan. Pelatihan-pelatihan yang ditawarkan platform mitra didominasi kategori pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. “Diantaranya terkait dengan penjualan dan pemasaran, gaya hidup, bahasa asing, makanan dan minuman, dan masih banyak lagi,” tutupnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

