Menulis Selama Masa Pandemi Covid-19, Lis Yusgiantoro Luncurkan Biografi Keluarga Pengabdianku
JAKARTA, investor.id – Ruas-ruas waktu telah dibingkai oleh kenangan-kenangan dalam rangkaian kejadian, peristiwa yang panjang, dan indah. Diselingi peristiwa-peristiwa yang terkadang disaput awan dan mendung, jalan kehidupan dipenuhi kerikil, onak dan duri, serta ranting penghalang.
“Semua telah terjadi, terlewati, dan tak mungkin kembali. Kenangan indah di waktu lampau masih terasa manis hingga hari ini. Kenangan yang akan menghiasi hari-hari kehidupan mendatang. Kenangan yang akan menjadi monumen kebahagiaan bagi keluarga. Kenangan akan menjadi warisan tiada ternilai bagi putra-putri, menantu, cucu, serta sahabat dan kerabat,” demikian petikan kalimat yang ditulis Dewan Pembina Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Sri Murniati Dualismi Sachro, yang akrab disapa Lis Yusgiantoro pada peluncuran sekaligus bedah buku berjudul “Keluarga Pengabdianku” di Jakarta, pada Minggu (27/6/2021) sore.
Acara peluncuran buku “Keluarga Pengabdianku” yang bertepatan dengan hari ulang tahun ke-70, Lis Purnomo dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri ESDM Kabinet Indonesia Bersatu I sekaligus Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Bersatu II (2009-2014) Purnomo Yusgiantoro, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) KIB II (2009-2014) Linda Amalia Sari Gumelar, Ketua Umum Pinkan Indonesia Penny Marsetio, dan Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) Sri Sangkawati. Bahkan, mantan Ibu Negara, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid juga turut berpartisipasi dengan menyampaikan pesan secara virtual.
Lis mengaku, sejak pemerintah menetapkan masa pandemi Covid-19 pada Maret 2020, sebagian besar waktunya digunakan untuk mengumpulkan berbagai dokumentasi, baik berupa catatan maupun foto untuk menulis buku setebal 250 halaman itu.
“Saya berterima kasih, berkat dorongan suami dan anak-anak, saya dapat menyelesaikan buku ini. Saya sama sekali tidak menyangka kehadiran buku ini mendapat respons positif dari keluarga dan para sahabat,” katanya.
Menurut Lis, biografi itu mengisahkan tentang perjalanan panjang kehidupannya, baik sebagai anak keenam dari sembilan bersaudara, istri dari Purnomo Yusgiantoro, dan ibu dari ketiga putra-putrinya – Lucky Agung Yusgiantoro, Inka Brahmantyo Yusgiantoro, dan Filda Citra Yusgiantoro.
“Melalui buku biografi ini, saya mencoba menyajikan secara utuh rangkaian kehidupan saya dari waktu ke waktu. Isi buku ini dirangkum dari catatan otentik sang pemilik kisah dan cerita, ditambah keterangan adik-kakak kandung, sahabat-sahabat, kerabat, putra-putri, dan suami tercinta,” kata Lis.
Menurut dia, di muara cerita kehidupan dalam buku ini, pembaca akan memperoleh hikmah dan intisari pembelajaran tentang kehidupan sebagaimana yang pernah dilaluinya.
“Inti dari kisah nyata ini adalah kisah cinta, pengabdian, kesetiaan, kesungguhan, komitmen dengan penuh rasa tanggung jawab, dan kekuatan iman tiada batas terpadu menjadi satu. Ini semua tentunya dapat menjadi sumber inspirasi berharga bagi yang ingin belajar tentang sukses mendidik anak, sukses seorang istri mendorong karier suami, dan mendampingi dengan setia tugas suami dalam suka dan duka hingga ke puncak karier,” jelas Lis.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026
PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru
Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.Tag Terpopuler
Terpopuler

