Minggu, 5 April 2026

Bangga dengan Kuliner Lokal

Penulis : Oleh Eko Adityo Nugroho
10 Jan 2012 | 12:09 WIB
BAGIKAN

Aktivitas pekerjaan yang mengharuskan berkeliling daerah, menjadi ‘peluang’ tersendiri bagi Presiden Direktur (Presdir) dan Chief Executive Officer PT Intiwhiz International Moedjianto Soesilo Tjahjono untuk menyalurkan kegemarannya, mencicipi aneka kuliner lokal.

“Saya selalu menyukai makanan kuliner lokal karena lebih bervariasi dibandingkan makanan khas luar negeri,” ucap Moedjianto dengan bangga saat ditemui Investor Daily di sela peresmian Hotel Grand Whiz Kuta, Bali, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, kekayaan alam dan keberagaman suku bangsa di Indonesia memiliki nilai tambah bagi Indonesia. Dari banyaknya suku bangsa di Tanah Air membuat berlimpahnya sajian kuliner yang ada di Indonesia.

Berbagai cita rasa dan menu makanan khas banyak ditemui. Bahkan, bisa menjadi ciri khas suatu daerah. “Makanya, setiap berkunjung ke daerah untuk survei lokasi, saya selalu Tanya makanan khas daerah tersebut,” urainya.

Menjadi petinggi di sebuah perusahaan pengelolaan hotel memang mengharuskan dirinya terbang ke berbagai daerah. Selain bekerja, juga dibarengi dengan kegemaran menyantap kuliner lokal. Daerah-daerah yang pernah dikunjungi warga asli Semarang, Jawa Tengah, ini di antaranya Bali, Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Batam, Lampung, Makassar, Pontianak, Samarindah, Medan, dan berbagai kota lainnya. “Tapi, saya belum pernah ke Papua,” katanya.

Dari hasil mengunjungi berbagai daerah di Indonesia tersebut, Moedjianto pernah menemukan makanan yang dianggapnya cukup unik dan langka. Keberadaan makanan tersebut bisa diperkirakan hanya ada di daerah tersebut. Makanan yang dimaksud adalah sate belalang khas Pacitan. “Rasanya gurih dan enak. Mungkin karena belum pernah, jadi ya enak saja,” selorohnya.

Kendati kerap ke luar kota untuk bekerja, dirinya masih sempat menemani anaknya bermain golf. Olahraga yang juga menjadi kegemaran alumnus teknik sipil dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta dilakukan juga untuk menjalin relasi sesama pebisnis. “Namun, utamanya tetap menemani anak,” tandasnya.

Moedjianto mengatakan, dirinya mendukung sepenuhnya hobi anak semata wayangnya itu. Bahkan, berkat dukungan tersebut, anaknya pernah mengikuti turnamen nasional di Jakarta dan berbagai kota di Indonesia. Tidak sampai di situ, turnamen besar di luar negeri juga pernah diikutinya, seperti di Bangkok dan Florida. “Namun, saya mengutamakan pendidikan yang utama,” papar alumni S-2 di LPPM tahun 1989 ini.

Sejak lulus dari LPPM, Moedjianto langsung bekerja di PT Dharmala Development Tbk yang kini berubah nama menjadi PT Intiland Development. Kemudian, sempat keluar dari perusahaan properti tersebut selama empat tahun dan kembali ke Intiland pada 1997. “Setelah krisis, saya pindah ke ERA Indonesia selama 10 tahun dan kemudian ditarik kembali ke Intiland untuk kembangkan bisnis perhotelan,” terangnya.

Keberhasilan mengangkat Inthiwiz mengelola beberapa hotel di Indonesia, tidak lepas dari filosofi hidupnya yang menomorsatukan kejujuran, mau belajar, optimististis, dan berpikir efisien. “Bawahan saya selalu saya tekan itu agar kita bisa sama-sama maju,” ujar dia. (*)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia