Sabtu, 4 April 2026

Panglima Nyatakan TNI Terbuka untuk Lakukan Pembinaan terhadap Ormas

Penulis : Yustinus Patris Paat
30 Apr 2025 | 15:31 WIB
BAGIKAN
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 30 April 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 30 April 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan terbuka untuk melakukan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) agar tertib dan meningkatkan kedisiplinan. Hal ini merespons usulan Komisi I DPR agar TNI terlibat dalam pembinaan ormas.

“Dibina di TNI itu (agar) disiplin, pemuda kita harus disiplin dan bisa memanfaatkan waktu secara efektif efisien dan dengan baik,” ujar Agus di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025). 

Agus mengatakan pihaknya memiliki Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja sama dengan ormas dalam melakukan pendidikan dan pembinaan karakter dan kedisiplinan.

Advertisement

Rindam merupakan lembaga pendidikan militer di bawah Kodiklat TNI AD (selain Akmil, Seskoad, dan Secapa) yang memiliki tugas pokok membantu menyelenggarakan latihan dan pendidikan. Latihan dan pendidikan diberikan bagi seluruh jajaran Kodam untuk menghasilkan prajurit yang profesional, handal, berkualitas dan memiliki militansi yang tangguh serta dicintai rakyat.

"Sebenarnya TNI ada Rindam-rindam itu yang mendidik tamtama, bintara kemudian di Rindam itu ada struktur organisasi dalam negara, satuan dalam negara, nah satuan ini di Rindam, biasanya perusahaan-perusahaan atau instansi yang ada di wilayah tersebut," tandas Agus. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono meminta TNI terlibat dalam membina ormas yang ada di Indonesia. Menurut Dave, keterlibatan TNI penting untuk meningkatkan kedisiplinan ormas di tengah maraknya isu ormas mengganggu industri di Indonesia.

"Sekarang agak marak tentang bagaimana ormas ini mengganggu industri di Indonesia, investasi di Indonesia. Nah, memang ini adalah tugasnya, tupoksinya Polri, nah, tapi ormas ini kan ada banyak, ada juga yang menginduk, ada juga yang mungkin sejarahnya historically didirikan oleh ABRI, ya," ujar Dave.

Usulan tersebut disampaikan saat rapat kerja Komisi I DPR dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di gedung DPR, kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/4/2025). 

Dave meminta TNI dan Kementerian Pertahanan memberi perhatian terhadap fenomena ormas. Menurutnya, TNI dapat melakukan pembinaan terhadap ormas-ormas tersebut.

"Ini mungkin ada concern-nya juga dari TNI maupun dari Kemhan sendiri untuk melakukan pembinaan lebih intens kepada ormas ini," pungkas Dave.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 46 detik yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 15 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 48 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 48 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 1 jam yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 1 jam yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia