Pengawasan Kunci Efektivitas WFH, Diperlukan Kebijakan Lanjutan
6 Apr 2026 | 09:30 WIB
JAKARTA, investor.id - Penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap Jumat mulai April 2026 ini dinilai sebagai langkah strategis guna menekan konsumsi energi nasional, menyusul ancaman krisis energi akibat berlanjutnya eskalasi perang di Timur Tengah. Namun demikian, efektivitas kebijakan ini akan sangat ditentukan oleh mekanisme pengawasan yang tepat dengan disertai pemanfaatan teknologi secara maksimal.
Kebijakan yang ditujukan baik untuk aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja sektor swasta ini juga dianggap sebagai solusi realistis menghadapi ketidakpastian harga minyak dunia, tanpa perlu menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Disertai pengawasan yang tepat, kebijakan ini akan menjadi pola manajemen permintaan energi yang cukup efektif untuk menghindari inflasi dan gejolak politik, karena daya beli masyarakat bisa tetap dijaga.

