Persema Patok Transfer Irfan Bachdim Rp 5 Miliar
JAKARTA - Keinginan Persebaya Surabaya memboyong Irfan Bachdim ternyata tak semudah yang dibayangkan sebelumnya. Kendati striker Timnas Indonesia itu menyatakan kesediaannya bergabung dengan Persebaya, namun ada ganjalan serius dari Persema Malang.
Berbeda dengan berita sebelumnya yang menyebutkan bahwa Irfan tak terikat kontrak dengan klub manapun, ternyata Irfan masih memiliki kontrak dengan Persema.
Klub yang dibela Irfan pada Indonesian Premier League (IPL) musim 2013 itu mematok nilai transfer Rp 5 miliar bagi klub mana saja yang berniat merekrut mantan penyerang FC Utrecht tersebut.
CEO Persema Didied Poernawan Affandy menegaskan, Irfan masih terikat kontrak dengan klubnya hingga 2013.
"Tapi kalau dia ingin pindah ke Persebaya silakan, kapan hari dia juga mengatakan pada saya ingin main di Eropa. Itu wajar saja kan dalam dunia sepakbola profesional," kata Didied, hari ini, Kamis (8/11).
Andai Persebaya serius meminati Irfan, sambung Didied, mau tidak mau harus mengikuti mekanisme transfer yang berlaku di sepakbola profesional. Aturan yang ada mesti ditaati. Sejauh ini pihaknya belum pernah dikontak manajemen Persebaya guna membicarakan rencana perekrutan Irfan.
"Semuanya bisa dibicarakan baik-baik, namun sampai sekarang saya belum pernah dihubungi Persebaya. Kalau oke, ya mereka harus bayar sebesar yang saya sebutkan tadi," imbuhnya.
Nilai transfer Rp 5 miliar itu pula yang membuat Sriwijaya FC mundur teratur ketika ingin menarik Irfan tahun 2011. Dengan alasan berbeda, Persija juga gagal mendapatkan Irfan karena tidak diizinkan pelatih Persema Slave Radovski.
Didied beranggapan besaran nilai transfer itu sepadan dengan kemampuan Irfan yang kini menjadi striker utama timnas.
Dulu, ketika Irfan pertama kali tiba di Indonesia, nyaris tidak ada klub yang berniat merekrutnya. "Sekarang klub-klub sudah tahu kualitas dia yang sebenarnya. Jadi wajar kalau pemain seperti Irfan sangat berharga," tegas Didied. (BS/pl/yudo dahono)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

