Jumat, 15 Mei 2026

Jumat Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Rebound

Penulis : S.R Listyorini
25 Feb 2022 | 08:12 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto AFP)
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto AFP)

SINGAPURA, Investor.id – Mayoritas saham Asia-Pasifik rebound pada pembukaan perdagangan Jumat pagi (25/2/2022), menyusul kebangkitan besar-besaran di Wall Street semalam. Investor terus mengamati situasi yang meningkat antara Rusia dan Ukraina.

Nikkei 225 Jepang melonjak 1,05%, sedangkan Topix naik 0,33%.

Kospi KOrea menguat 1,64%

S&P/ASX 200 di Australia naik 0,4%

ADVERTISEMENT

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 1,79% menjadi $94,47 per barel di perdagangan Asia pada hari Jumat.

Minyak memangkas kenaikan pada hari Kamis setelah naik lebih dari 8% di tengah berita serangan Rusia.

WTI menetap 0,77% lebih tinggi pada $92,81 per barel, sementara minyak mentah Brent berjangka naik 2,3% menjadi menetap di $99,08 per barel.

Emas spot, yang secara tradisional merupakan tempat berlindung yang aman di saat ketidakpastian, terakhir diperdagangkan pada $1.905,56, naik 0,13%.

Sanksi terhadap Rusia

Presiden AS Joe Biden pada hari Kamis mengatakan Washington akan berusaha untuk mengisolasi Rusia dari ekonomi global dengan memperkenalkan sanksi baru setelah invasi Moskow ke Ukraina. Gedung Putih juga telah mengizinkan pasukan tambahan untuk ditempatkan di Jerman, kata presiden.

Uni Eropa juga menyetujui lebih banyak sanksi terhadap Rusia, menyerukan negara itu untuk menghentikan semua aksi militer dan menarik pasukannya.

Investor di AS tampaknya mengabaikan serangan Rusia terhadap Ukraina, dengan saham melakukan pembalikan yang menakjubkan untuk ditutup lebih tinggi setelah jatuh tajam di awal sesi.

S&P 500 naik 1,5% setelah jatuh lebih dari 2,6%, sementara Dow Jones Industrial Average menghapus penurunan 859 poin menjadi naik 92,07 poin. Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi naik 3,3% setelah turun hampir 3,5% selama jam perdagangan.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir di 97,137.

Yen Jepang diperdagangkan pada 115,54, sementara dolar Australia berpindah tangan pada $0,7166, naik secara fraksional. Bitcoin naik 2,11% pada $38.457 pada Jumat pagi di Asia.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 10 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 53 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia