Kamis, 14 Mei 2026

Kemudahan Transaksi Jadi Penentu Nasabah Memilih Bank Digital

Penulis : Harso Kurniawan
13 Mei 2026 | 17:50 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bank Digital
Ilustrasi Bank Digital

JAKARTA, Investor.id – Kemudahan transaksi menjadi penentu utama nasabah memilih bank digital. Demikian hasil survei terbaru Ipsos Indonesia.

Berdasarkan survei persepsi dan kepuasaan pengguan terhadap layanan bank digital di Indonesia 2026, bank digital semakin menjadi bagian dari aktivitas transaksi harian masyarakat Indonesia di tengah pesatnya adopsi transaksi digital di Indonesia.

Berdasarkan hasil survei terhadap pengguna bank digital di Indonesia yang dilakukan secara online pada April 2026, kemudahan dan kecepatan transaksi menjadi alasan utama penggunaan bank digital (71%). Selain itu, kelengkapan fitur bertransaksi harian seperti pembayaran QRIS, pembayaran tagihan, serta dukungan untuk belanja online juga menjadi faktor penting (66%).

ADVERTISEMENT

“Hasil ini menunjukkan bahwa pengguna kini semakin selektif dalam memilih layanan keuangan digital. Tidak hanya dari sisi layanan keuangan, tetapi juga kemudahan dalam terhubung dengan berbagai kebutuhan bertransaksi sehari-hari menjadi faktor yang diprioritaskan,” ujar Hansal Savla, managing director Ipsos Indonesia, Rabu (13/5/2026).  

Dari sisi penggunaan, aktivitas yang paling dominan dilakukan melalui bank digital adalah pengisian saldo dompet digital dan belanja online. Hal ini menegaskan bahwa integrasi dengan ekosistem digital, seperti platform e-commerce dan layanan pembayaran lainnya, menjadi aspek yang semakin penting dalam mendukung penggunaan bank digital seharihari.

Survei yang Ipsos lakukan ini menilai persepsi dan kepuasan pengguna terhadap sejumlah aplikasi bank digital yang terus berkembang di pasar. Dari sisi penggunaan, dalam evaluasi terhadap berbagai aplikasi bank digital, menunjukkan bahwa SeaBank menempati posisi teratas dalam mendukung kenyamanan transaksi harian, dengan capaian 52% pada kategori transfer, pembayaran, dan transaksi daring, diikuti oleh Bank Jago (50%), Neobank (49%), Allo Bank (40%), serta Superbank (39%).

Selain itu, dari sisi integrasi dengan ekosistem digital lainnya, SeaBank juga menjadi pilihan utama responden (50%), diikuti oleh Bank Jago (46%), Superbank (43%), Neobank (36%), dan Allo Bank (26%).

Hal ini menunjukkan konektivitas antar-platform juga menjadi aspek yang semakin selaras dalam mendukung pengalaman pengguna yang lebih praktis. Dalam mendukung aktivitas sehari-hari, SeaBank juga mencatat tingkat penggunaan tertinggi untuk pengisian saldo dompet digital (77%), diikuti oleh Bank Jago (70%), Superbank (66%), Neobank (65%), dan Allo Bank (57%).

Tidak hanya itu, penggunaan pada belanja online juga menjadi pertimbangan bagi pengguna, sebanyak 69% memilih SeaBank sebagai bank digital mereka untuk mendukung belanja online, disusul oleh Bank Jago (58%), Allo Bank (50%), Superbank (47%), dan Neobank (41%).

Dalam dua kategori ini, dia menegaskan, bank digital kini makin digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan transaksi harian yang terhubung dengan ekosistem digital. “Integrasi dengan ekosistem digital menjadi salah satu faktor yang semakin relevan. Pengguna cenderung memilih layanan yang dapat mendukung berbagai aktivitas mereka secara praktis dan terhubung dengan mulus dalam satu platform,” tambah Hansal Savla.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 11 menit yang lalu

Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.
Lifestyle 16 menit yang lalu

Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital

Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.
Market 29 menit yang lalu

Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 15 Mei 2026

Harga emas Antam (ANTM) diperkirakan bergerak menguat pada Jumat,15 Mei 2026. Harga emas Antam diprediksi naik ke level ini
National 52 menit yang lalu

Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis

Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.
Business 1 jam yang lalu

Pengawasan Barcode BBM Perlu Diperketat

Pengawasan distribusi BBM diminta diperketat menyusul antrean panjang dan dugaan penyalahgunaan barcode subsidi.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

DBS Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%

DBS merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI tahun 2026 dari 5,3% menjadi 5,1%. Asumsikan aktivitas riil menurun dan ruang fiskal terbatas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia