Minggu, 21 Juni 2026

Erick Sebut Jumlah BUMN 42, BSI (BRIS) Masuk Jadi BUMN?

Penulis : Triyan Pangastuti
8 Jun 2022 | 10:45 WIB
BAGIKAN
Menteri BUMN Erick Thohir saat penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kementerian BUMN dengan HKBP Pearaja Tarutung di Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Kamis (19/5/2022).
Menteri BUMN Erick Thohir saat penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kementerian BUMN dengan HKBP Pearaja Tarutung di Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Kamis (19/5/2022).

JAKARTA, investor.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan sinyal  PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI akan naik kelas menjadi BUMN. Hal ini seiring bertambahnya jumlah BUMN dari sebelumnya sebanyak 41 menjadi 42 perusahaan.

Adapun BSI merupakan bank syariah hasil merger dari tiga anak perusahaan bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah. BSI resmi beroperasi pada 1 Februari 2021, sehingga statusnya adalah anak perusahaan BUMN. Disisi lain, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membukukan laba bersih Rp 987,68 miliar di kuartal I-2022. Laba itu naik 33,18% year on year (yoy).

Erick menceritakan, mulanya jumlah BUMN ada sebanyak 108 perusahaan namun akhirnya berhasil dipangkas hingga menjadi 41 perusahaan. Bahkan dari jumlah tersebut berpotensi bertambah satu lagi karena masuknya BSI.

ADVERTISEMENT

"Dengan kerja keras dari 108 company jadi 41. Tapi jadi 42 lagi karena BSI, jadi telurnya naik satu lagi. Tapi mudah-mudahan turun lagi jadi 41," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (7/6/2022).

Kendati begitu, ia enggan menjelaskan lebih rinci terkait tahapan dan efektifnya BRIS menjadi BUMN. Dengan transformasi yang terus dilakukan BUMN, maka kemampuan BUMN saat ini dapat menyetorkan dividen diyakininya akan lebih meningkat.

Erick menjelaskan, setoran dividen kepada negara sempat turun menjadi Rp 29,5 triliun di 2021, imbas pandemi Covid-19. Sebelumnya bisa menyetornya Rp 50 triliun di 2019 dan setoran dividen 2020 sebesar Rp 44 triliun.

"Kemudian 2021, yang awalnya kami yakin bisa mencapai Rp 40 triliun waktu itu saya ingat mohon maaf karena ada Covid-19 akhirnya turun jadi Rp 29,5 triliun," ucapnya.

Namun, seiring dengan perbaikan ekonomi dan kinerja BUMN, Erick optimistis tahun ini bisa menyetorkan dividen mencapai Rp 40 triliun dari target sebelumnya hanya berkisar Rp 36 triliun.

"Target 2022 yang tadinya Rp 36,4 triliun, tentu berkat kerja sama kita semua, terima kasih direksi dan komisaris, sekarang kita bisa memberikan dividen Rp 40 triliun, yang memang kalah sedikit dari tahun 2020," kata Mantan Bos Inter Milan ini.

Erick menambahkan, pada tahun depan ditargetkan dividen BUMN bisa mencapai Rp 43 triliun-Rp 45 triliun, bahkan tembus di atas Rp 50 triliun pada 2024 mendatang.

"Kami akan mengejar di kira-kira Rp 43 triliun-Rp 45 triliun, jadi sama dengan 2020. Tetapi di 2024 kami justru ingin dorong lebih tinggi dividen, kalau dulu itu bisa Rp 50 triliun, di 2024 kalau bisa di atas Rp 50 triliun ini artinya kami coba seimbangkan buku kita," tuturnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 40 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia