Jumat, 15 Mei 2026

Isra Presisi Indonesia Raih Kontrak Baru untuk Tiga Tahun

Penulis : Edo Rusyanto
2 Mei 2023 | 08:01 WIB
BAGIKAN

Jakarta, Investor.id – PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP) optimistis mampu meningkatkan kinerja pada 2023. Optimisme itu salah satunya ditopang oleh adanya kontrak baru untuk jangka Panjang.

“Tahun 2023, kami mendapatkan kontrak baru dari perusahaan alat berat untuk selama tiga tahun ke depan,” ujar Direktur Utama PT Isra Presisi Indonesia Tbk Asrullah, dalam siaran pers, Selasa (2/5/2023).

Dia menambahkan, kontrak baru ini mencerminkan tingkat kepercayaan pelanggan yang kian meningkat kepada perseroan. Kepercayaan datang pelanggan  sektor industri otomotif dan nonotomotif.

“Kepercayaan itu membuat prospek bisnis perseoran semakin cemerlang,” kata Asrullah.

ADVERTISEMENT

Dia mengakui bahwa keunggulan pihaknya selain memiliki teknologi mumpuni juga karena punya alat produksi (mesin) yang besar sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen.

Indikasi moncernya kinerja Isra tercermin dari torehan sepanjang triwulan I/2023. Pada periode itu penjualan perseroan melonjak 203,32% menjadi Rp 11,50 miliar, dibandingkan dengan periode sama 2022 yang sebesar Rp 3,79 miliar.

Per akhir Maret 2023, penjualan perseroan berasal dari produk mesin cetakan plat/logam, spare part presisi, part dari pencetakan, alat ukur presisi, dan elektra sikat.

Bahkan, produsen komponen otomotif dan nonotomotif itu mampu membukukan laba bersih Rp 326,79 juta per akhir Maret 2023. Angka itu jauh meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang masih merugi Rp 25,41 juta.

“Kami optimistis tahun ini dapat meningkatkan pendapatan dibandingkan tahun 2022,” kata Asrullah.

Kini, dalam memenuhi permintaan pelanggan, Isra memiliki dua pabrik yang terletak di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Isra mulai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/12/2022) dengan mengusung kode saham ISAP.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 14 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 46 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 57 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia