Minggu, 21 Juni 2026

Libur Panjang Gairahkan Industri Pariwisata dan Pusat Perbelanjaan di Kota Kecil

Penulis : Hendro Situmorang
24 Mei 2024 | 21:29 WIB
BAGIKAN
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. (B-Universe Photo/Alfida Rizky Febrianna)
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. (B-Universe Photo/Alfida Rizky Febrianna)

JAKARTA, investor.id – Industri Pariwisata dapat dikatakan mendapat berkah dari libur dan cuti bersama yang panjang. Sebab, sebagian besar masyarakat memanfaatkan waktu liburan tersebut untuk berwisata ke daerah (luar kota) atau kalau pun di dalam kota akan mengunjungi pusat perbelanjaan.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengakui, industri pariwisata sempat terpuruk selama tiga tahun pada pandemi Covid-19. Karena itu, adanya kebijakan libur nasional dan cuti bersama menggairahkan kembali wisata Tanah Air.

"Industri pariwisata terperosok selama Covid-19 bahkan pertumbuhannya sampai negatif termasuk di daerah Bali yang biasanya sangat ramai. Selama pandemi kami sangat menderita luar biasa karena hanya mengandalkan pendapatan dari sektor wisata saja," katanya, Jumat (24/5/2024).

ADVERTISEMENT

Alphonzus menilai hal positif dari libur panjang mendorong sektor pariwisata dalam negeri. Bagi kelas menengah ke bawah, libur panjang merupakan kesempatan untuk berlibur ataupun melakukan perjalanan wisata.

"Perjalanan wisata yang dilakukan masyarakat tentu akan mendorong industri pariwisata secara keseluruhan termasuk di dalamnya itu adalah destinasi wisata, perhotelan, kuliner, belanja dan lainnya. Tetapi saya juga menyadari bahwa libur panjang juga juga memiliki dampak pada sektor lain, seperti industri manufaktur dan lainnya," ungkapnya.

Alphonzus menjelaskan, untuk sektor perbelanjaan terdapat dua dampak yakni positif dan negatif. Bagi pusat pusat-pusat perbelanjaan di kota-kota kecil libur panjang berdampak positif karena akan mendorong terjadinya peningkatan jumlah kunjungan.

Sementara sisi pusat-pusat perbelanjaan di kota besar malah umumnya berdampak negatif. Alasannya, kelas menengah ke atas akan meninggalkan kota karena mereka lebih senang memanfaatkan wisata ke luar negeri.

Untuk kelas menengah ke bawah, lanjut Alphonzus, akan banyak meninggalkan kota-kota besar untuk berwisata di daerah-daerah.

"Jadi saya kira kalau pusat perbelanjaan lebih menyukai kalau hari libur yang kejepit itu. Kenapa, karena waktunya sangat tanggung atau kurang lama kalau harus melakukan perjalanan jauh, sehingga meningkatkan peluang pergi ke pusat perbelanjaan saja," beber dia.

Baginya, baik dampak positif dan negatif tentunya harus bisa diimbangi. Jadi berharap pemerintah bisa memberikan perhatian kepada sektor pariwisata yang mengalami dampak yang paling berat sebetulnya selama Covid-19 kemarin selama tiga tahun.

"Pariwisata bisa dibilang mencapai titik nol (0), sedangkan teman-teman di industri manufaktur masih bisa mengalami dan masih ada hasil melakukan kegiatan aktivitas fisik yang berhubungan dengan ekspor dan sebagainya. Jadi begitu biar kita harus memikirkan kedua sisi," ucapnya.

Jadi nanti tentunya diharapkan kepada masyarakat yang sudah melakukan libur panjang, para pekerja bisa meningkatkan kualitas kerjanya dan semangat karena sudah kembali segar atau refresh untuk bisa beraktivitas jauh lebih tinggi dari sebelumnya.

"Jadi saya kira hal-hal ini kita pertimbangkan bersama begitu. Saya kira pemerintah juga setelah ini sekira di tahun-tahun berikutnya mungkin bisa mempertimbangkan hari libur atau cuti bersamanya tidak perlu sampai terlalu panjang dan lama, karena tentunya industri pariwisata juga sudah mulai pulih kembali," saran Alphonzus.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 34 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia