Minggu, 21 Juni 2026

Targetkan 14 Juta Wisman ke Indonesia, Sandiaga Optimistis Dapat Bantu Perekonomian Lokal

Penulis : Agnes Valentina Chista
31 Mei 2024 | 19:58 WIB
BAGIKAN
Menparekraf Sandiaga Uno
Menparekraf Sandiaga Uno

JAKARTA, investor.id - Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia tahun ini mencapai 14 juta orang. Hal ini disampaikan Menteri Kemenparekraf, Sandiaga Uno di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (31/5/2024).

“Tahun ini 14 juta lebih (turis mancanegara bakal datangi Indonesia) karena mayoritas dari wisatawan mancanegara itu adalah wisatawan yang berkualitas yang betul-betul ini ingin menikmati liburannya di Indonesia,” ungkapnya kepada awak media.

Dikatakan Sandi, kehadiran para wisatawan tersebut dapat membantu roda perekonomian warga lokal khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia pun berharap para wisatawan ini pun dapat menghargai budaya, kearifan lokal, peraturan dan norma-norma yang ada.

ADVERTISEMENT

Sandiaga juga mengingatkan kepada para WNA yang akan berlibur ke Indonesia untuk patuh pada aturan visa yang dimiliki. Ia menghimbau agar jangan menggunakan visa wisata untuk kepentingan pribadi seperti bekerja atau mencari uang. Selain, karena melanggar, hal tersebut dapat mengganggu roda perekonomian warga lokal.

Sebagai negara hukum, lanjut Sandi, semua harus mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang ada. Indonesia terbuka terhadap wisatawan mancanegara tapi yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Kalau ada yang melanggar hukum itu adalah wisatawan yang tidak sesuai dengan harapan dari pariwisata Indonesia yang berhasil menuju 20 besar dunia. Jadi kita akan tindak tegas yang kerap berulah untuk diberikan sanksi termasuk deportasi,” terangnya.

Menurut Sandi, sanksi yang diberikan mulai dari deportasi hingga larangan masuk ke Indonesia dalam jangka waktu tertentu. Pemerintah juga siap memberikan arahan, sosialisasi hingga pembinaan bagi para calon wisatawan yang hendak masuk ke Indonesia untuk berlibur.

“Jika mereka belum mengetahuinya, diberikan pembinaan, sosialisasi tapi kalau kerap melanggar ini harus kita tindak tegas. Kita beri keputusan keras termasuk juga deportasi ataupun kalau misalnya kita terus berulang kita larang untuk masuk ke Indonesia untuk jangka waktu tertentu,” imbuhnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia