Minggu, 21 Juni 2026

CEO Kereta Api Se-Asia Tenggara Bakal Berbagi Cerita dan Tantangan di Indonesia

Penulis : Ichsan Amin
29 Aug 2024 | 10:55 WIB
BAGIKAN
(ist)
(ist)

JAKARTA, ID - Para pemimpin perusahaan operator kereta api se-Asia Tenggara bakal berbagi cerita dan tantagan membangun dan mengembangkan perkeretaapian di negara masig-masing melalui pertemuan ASEAN Railways CEOs' Conference (ARCEOs') ke-44 yang dipusatkan di Bandung pada 2-5 September 2024.

Pertemuan para Chief Executive Officer perusahaan kereta api di wilayah ASEAN tersebut bakal dimanfaatkan PT Kereta Api Indonesia (KAI/Persero) selaku tuan rumah penyelennggara ARCEOs, ke-44.

Direktur Niaga KAI selaku ketua Organizing Committee ARCEOs’ Conference, Hadis Surya Palapa mengatakan, pertemuan ini akan menjadi ajang terbaik berbagi informasi dalam hal perkembangan perkeretapian di wilayah ASEAN.

ADVERTISEMENT

"Ini akan menjadi momen terbaik utuk berbagi pengalaman dalam hal operasi dan pemeliharaan, transformasi digital dan komersial perkeretaapian," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/08/2024).

Indonesia cukup berbangga sebab, kereta cepat pertama di wilayah Asia Tenggara baru terbangun di Indonesia. Pertemuan tersebut akan mejadi benchmark bagi operator-operator kereta lain di wilayah ASEAN.

“Dengan telah beroperasionalnya Whoosh, kereta cepat pertama di ASEAN, serta kereta-kereta hasil inovasi lainnya seperti Suite Class Compartment, panoramic, new generation dan dinning on train, diharapkan, KAI bisa menjadi benchmark bagi operator-operator kereta api di kawasan ASEAN,” tutur Hadis.

Mengusung tema "Driving Sustainability with Digital Innovation", ARCEO’s Conference tahun ini akan berfokus pada pembahasan perkembangan perkeretaapian berkelanjutan dan ramah lingkungan, didukung transformasi digital dalam aspek keselamatan dan pelayanan.

ARCEOs’ Conference, lanjut Hadis, bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai kereta sebagai simbol perhubungan yang menggabungkan delapan negara untuk berkembang bersama.

“Kami berharap konferensi ini dapat membahas cara mewujudkan pengelolaan kereta sebagai solusi untuk ekosistem transportasi yang berkembang pesat, memperhatikan aspek SDGs, serta mengembangkan digitalisasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,“ tutup Hadis.

Sedianya, para tamu undangan yang terdiri dari delapan negara akan berkesempatan mejajal Kereta Cepat Whoosh pertama di ASEAN, Light Rail Transit (LRT), dan KA Panoramic.

Editor: Ichsan Amin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia