Minggu, 21 Juni 2026

Pameran JISTE 2024 di Jepang, Produk Hasil Laut Indonesia Catat Transaksi Potensial US$ 35,8 Juta

Penulis : Gesa Vitara
30 Aug 2024 | 18:45 WIB
BAGIKAN
Pameran The 26th Japan International Seafood and Technology Expo (JISTE) berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang, pada 21-23 Agustus 2024.
Pameran The 26th Japan International Seafood and Technology Expo (JISTE) berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang, pada 21-23 Agustus 2024.

TOKYO, investor.id – Produk hasil laut Indonesia mencatat potensi transaksi gemilang dalam pameran The 26th Japan International Seafood and Technology Expo (JISTE) yang berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang, pada 21-23 Agustus 2024. Potensi transaksi tersebut mencapai US$ 35,8 juta atau  setara dengan Rp557 miliar. Lebih dari 50 persen dari transaksi berasal dari produk rumput laut dan  telur ikan terbang (dried flying fish roe). 

Direktur Jenderal  Pengembangan Ekspor Nasional, Mardyana Listyowati mengungkapkan Jepang merupakan salah satu pasar utama bagi produk perikanan Indonesia. 

"Selama tiga tahun terakhir ini Jepang berada di posisi ketiga negara tujuan ekspor produk perikanan Indonesia. Keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi produk  perikanan dan mendorong peningkatan kinerja ekspor ke Jepang," ujar Mardyana.

ADVERTISEMENT

Selain itu, melalui pameran ini Indonesia dapat menyosialisasikan tarif preferensi beberapa produk  perikanan yang diatur dalam perubahan protokol Indonesian-Japan Economic Partnersip Agreement  (IJEPA) yang baru saja ditandatangani pada 8 Agustus 2024. 

The 26th Japan International Seafood and Technology Expo 2024 adalah pameran tahunan berkonsep business to business (B to B) berskala internasional. Pameran ini menampilkan produk ikan dan ikan olahan, hasil laut, serta teknologi pemrosesan dan pengemasan produk ikan. Selain menampilkan  produk, para peserta pameran melakukan penjajakan bisnis melalui business matching dengan calon  pembeli (buyer) yang sebagian besar berasal dari Jepang.  

Lebih lanjut Mardyana mengungkapkan, salah satu produk yang banyak diminati pada ajang promosi ini adalah  rumput laut. 

“Rumput laut dari Indonesia akan diekstraksi dan digunakan oleh perusahaan dari Jepang sebagai bahan baku dalam berbagai produk turunan, termasuk produk makanan, farmasi, kosmetik, serta tekstil. Selain itu, rumput laut digunakan untuk pakan ternak. Produk lainnya yang juga menarik  perhatian adalah telur ikan terbang (dried flying fish roe) yang merupakan bahan masakan khas  Jepang,” tutur Mardyana. 

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid menjelaskan, partisipasi Indonesia dalam  pameran JISTE 2024 menjadi langkah konkret dalam mempertahankan kerja sama dengan mitra di Jepang sekaligus mempromosikan produk-produk perikanan unggulan lainnya yang diminati pasar Jepang.

“Pada pameran JISTE 2024, Paviliun Indonesia memfasilitasi sembilan pelaku usaha yang  menampilkan beragam produk unggulan yang diminati oleh pasar Jepang seperti udang, gurita, cumi cumi, kepiting, ikan tuna, cuttlefish, telur ikan terbang, dan produk rumput laut," ujar Miftah. 

Menurut Miftah, produk lainnya yang digemari di pasar Jepang, antara lain, udang vaname, cumi-cumi,  gurita, dan sotong yang digunakan dalam berbagai hidangan laut, baik dalam bentuk segar maupun olahan. 

"Produk-produk ini tidak hanya diminati oleh industri restoran, tetapi juga oleh sektor ritel yang menjual langsung ke konsumen akhir, mengingat tingginya konsumsi makanan laut di Jepang,” tambah Miftah. 

Tahun ini, sekitar 25.000 pengunjung hadir dari berbagai negara, termasuk distributor, penjual grosir, dan ritel produk perikanan. Pameran ini diisi lebih dari 1.000 stan dan diikuti oleh 15 negara partisipan, yaitu Amerika Serikat, Norwegia, Kanada, Jerman, Vietnam, Taiwan, India, Tiongkok, dan Korea  Selatan. 

Wakil Duta Besar RI untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung dalam sambutannya saat membuka Paviliun Indonesia menyampaikan apresiasi atas antusiasme para pelaku usaha yang datang langsung dari Indonesia untuk mempromosikan produk perikanan yang berkualitas dari Indonesia.  

Ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar Jepang, pada periode Januari-Juni 2024 tercatat sebesar USD 194,5 juta. Sementara itu, pada 2023 ekspor produk perikanan tercatat mencapai USD 463,5 juta  dengan produk ekspor utama perikanan yaitu udang, cakalang, tuna, kepiting, dan moluska. Tren ekspor produk perikanan Indonesia pada periode 2019-2023 tumbuh sebesar 1,7 persen. 

Negara-negara eksportir produk perikanan ke Jepang, antara lain, Chile, Tiongkok, Amerika Serikat,  Rusia, Norwegia, Korea Selatan, dan Vietnam. Meskipun mendapatkan persaingan dari negara-negara  eksportir tersebut, ekspor produk perikanan Indonesia diharapkan terus mengalami tren yang positif. Hal ini mengingat potensi besar dan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar internasional. Untuk itu, produk perikanan Indonesia harus dikelola secara berkelanjutan (sustainable) dan dapat ditelusuri (traceable). 

Keberhasilan Indonesia dalam pameran JISTE 2024 adalah hasil kolaborasi yang solid antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI, Perwakilan Perdagangan di Jepang (Indonesia Trade Promotion Center/ ITPC Osaka maupun Atase Perdagangan), dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo serta dukungan dari ASEAN Japan Center. 

Editor: Gesa Vitara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 5 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia