Minggu, 21 Juni 2026

Kereta Otonom IKN Diminati Pemda Hingga Sektor Perumahan

Penulis : Prisma Ardianto
11 Sep 2024 | 19:00 WIB
BAGIKAN
Rangkaian gerbong kereta otonom atau Autonomous Rail Rapid (ART) melintas saat akan menjalani pengisian daya di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, belum lama ini. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww)
Rangkaian gerbong kereta otonom atau Autonomous Rail Rapid (ART) melintas saat akan menjalani pengisian daya di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, belum lama ini. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww)

JAKARTA, investor.id – Kereta otonom atau Autonomous Rail Transit (ART) yang saat ini dalam tahap uji coba atau proof of concept di Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi buah bibir di kalangan pemangku kepentingan. Beberapa pihak disebut-sebut berminat mengadopsi angkutan transportasi massal ramah lingkungan ini adalah beberapa pemerintah daerah (Pemda) hingga sektor perumahan.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Mohamad Risal Wasal menyampaikan, kereta otonom dapat menjadi salah satu pilihan angkutan massal bagi pemerintah daerah yang efisien dan efektif. “Yang bersurat sudah ada, ada Semarang, Bogor, sudah banyak juga. Beberapa perumahan juga berminat pakai itu," kata Risal di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (11/9/2024), seperti dikutip dari Antara.

Untuk sejumlah Pemda maupun sektor perumahan itu bisa mengadopsi kereta otonom, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) nantinya berencana akan menganggarkan skema pembelian layanan (Buy The Service) pada tahun depan.

ADVERTISEMENT

“Kita tidak membeli itu, tapi kita membayar seperti Buy The Service. Jadi kita tidak beli itu. Kita hanya lelang operator yang membawa itu, nanti kita bayar service atas layanan tersebut. Jadi dianggarkan di tahun depan untuk Buy The Service-nya,” kata Risal.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyampaikan arahan kepada ratusan kepala daerah tingkat kabupaten/kota dan provinsi dan di Istana Negara, IKN, pada Selasa (13/8/2024). Kepala Negara secara khusus memberi arahan supaya mereka bersiap-siap untuk merancang sistem transportasi massal terintegrasi yang berbasis energi hijau.

Pertama-tama, langkah tersebut sebagai bagian penting untuk menekan polusi udara di masing-masing daerah. Menurut Presiden Jokowi, polusi udara akibat aktivitas kendaraan sudah tak hanya terjadi di Jakarta saja, tetapi sudah hampir terjadi di seluruh kota.

“Larinya ke anak-anak yang masih bayi nanti jadi sakit pernapasan,” kata Presiden. Sedangkan faktor kedua yang mengiringi tentu tentu kehadiran transportasi massal penting untuk mengantisipasi maupun mengendalikan kemacetan di setiap daerah.

Biaya Lebih Murah

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 4 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 5 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 5 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia