Minggu, 21 Juni 2026

Resmikan Smelter Freeport di Gresik, Jokowi Targetkan Penerimaan Negara Rp 80 Triliun

Penulis : Fito Akhmad Erlangga
23 Sep 2024 | 19:16 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi keterangan pers usai meresmikan fasilitas pengolahan dan pemurnian (Smelter) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024). (B-Universe Photo/Fito Erlangga)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi keterangan pers usai meresmikan fasilitas pengolahan dan pemurnian (Smelter) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024). (B-Universe Photo/Fito Erlangga)

GRESIK, investor.id – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024). Jokowi memproyeksikan pembangunan smelter dengan nilai investasi sebesar Rp 56 triliun itu dapat menghasilkan penerimaan negara sekitar Rp 80 Triliun.

“Hitung-hitungan saya penerimaan negara masuk kira-kira Rp 80 triliun dari PT Freeport Indonesia, baik berupa dividen royalti, PPH badan, PPH karyawan, pajak untuk daerah, bea keluar, pajak ekspor semuanya kira-kira angkanya seperti itu,” ungkap Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi menjelaskan pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia ini merupakan usaha dari Pemerintah Indonesia agar perusahaan tambang tidak melakukan ekspor produksi tambang dalam bentuk mentahan atau raw material, melainkan perlu dikelola terlebih dahulu di smelter yang ada di Indonesia. Ia juga menyebut pembangunan smelter di Gresik ini akan banyak membuka lapangan pekerjaan.

ADVERTISEMENT

“Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia ini merupakan usaha kita untuk menyongsong Indonesia menjadi negara industri maju yang mengolah sumber daya alamnya sendiri dan tidak mengekspor sekali lagi mentahan atau raw material dan ini akan membuka lapangan pekerjaan yang sangat besar,” ungkapnya.

Jokowi menegaskan bahwa pembangunan smelter merupakan implementasi dari gagasan hilirisasi ekonomi yang menjadi pondasi baru bagi ekonomi Indonesia yang sebelumnya bertumpu pada konsumsi domestik.

“Ini merupakan pelaksanaan dari gagasan yang sering kita sampaikan mengenai hilirisasi yang merupakan pondasi ekonomi baru Indonesia yang tidak bertumpu pada konsumsi domestik, karena GDP, growth kita bertumpu pada konsumsi domestik,” pungkas Jokowi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 20 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia