Minggu, 21 Juni 2026

Jokowi Sebut Bangun Smelter Freeport Jadi Tugas Terberat Selama Menjabat Presiden

Penulis : Fito Akhmad Erlangga
23 Sep 2024 | 19:32 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi keterangan pers usai meresmikan fasilitas pengolahan dan pemurnian (Smelter) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024). (B-Universe Photo/Fito Erlangga)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi keterangan pers usai meresmikan fasilitas pengolahan dan pemurnian (Smelter) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024). (B-Universe Photo/Fito Erlangga)

GRESIK, investor.id – Presiden Jokow Widodo atau Jokowi menceritakan tugas beratnya selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden Indonesia. Jokowi menceritakan bahwa salah satu tugas terberat yang dimaksud adalah meminta perusahaan pertambangan untuk membangun smelter, salah satunya Smelter Freeport.

Hal itu disampaikan Jokowi saat meresmikan produksi perdana katoda tembaga dari fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024).

“Saya ingat pekerjaan yang berat dan melelahkan selama saya menjabat sebagai Presiden 10 tahun ini, adalah mengajak perusahaan tambang untuk bangun smelter. Pekerjaan sangat berat. Saya ingat sampai di 2017, kita bernegosiasi saya dengan Pak Richard (Richard Adkerson - Mantan CEO Freeport McMoran) untuk sepakat membangun smelter di Gresik ini,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Jokowi menyebut negosiasi pembangunan smelter kala itu tak langsung disepakati. Ia menyebut negosiasi sempat berjalan alot antara kedua pihak. Meski demikian, Jokowi memahami bahwa perusahaan mesti melakukan perhitungan lantaran nilai investasi Smelter memerlukan biaya besar yakni Rp 56 triliun.

“Karena saya tahu memang ini adalah investasi yang tidak kecil, Rp 56 T itu bukan uang yang kecil, uang yang gede banget,” katanya.

“Sehingga saya juga sadar memang perusahaan harus mengkalkulasi perusahaan harus berhitung apa keuntungan membangun smelter sebesar ini dan setelah itu langsung 2018, dimulai persiapan lahannya” imbuh Jokowi.

Kepala Negara pun menyebut dengan adanya smelter itu diproyeksikan bisa memberikan penerimaan negara sebesar Rp 80 Triliun dari deviden royalti, pajak penghasilan hingga pajak ekspor.

“Hitung-hitungan saya penerimaan negara masuk kira-kira 80 triliun rupiah dari PT Freeport Indonesia, baik berupa dividen royalti, pph badan, pph karyawan, pajak untuk daerah, bea keluar, pajak ekspor semuanya kira-kira angkanya seperti itu,” ungkapnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 34 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 1 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia