Minggu, 21 Juni 2026

Pertamina Ditunjuk sebagai ASCOPE Secretary in Charge

Penulis : Yurike Metriani
4 Okt 2024 | 19:34 WIB
BAGIKAN
Serah terima tugas sebagai ASIC secara resmi dilakukan oleh Tran Hong Nam dari PetroVietnam, yang sebelumnya menjabat sebagai ASIC periode 2019-2024, kepada Senior Vice President Strategy & Investment Pertamina Henricus Herwin di hadapan ASCOPE Council Member. (Pertamina)
Serah terima tugas sebagai ASIC secara resmi dilakukan oleh Tran Hong Nam dari PetroVietnam, yang sebelumnya menjabat sebagai ASIC periode 2019-2024, kepada Senior Vice President Strategy & Investment Pertamina Henricus Herwin di hadapan ASCOPE Council Member. (Pertamina)

JAKARTA, investor.id - PT Pertamina (Persero) ditunjuk sebagai Secretary in Charge (ASIC) pada ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) untuk periode 2024-2029. Penunjukkan Pertamina tersebut dilaksanakan pada acara 49th ASCOPE Council Meeting yang diadakan pada tanggal 1-3 Oktober di Petronas Leadership Center, Selangor, MalaysiaPetronas Leadership Center, Selangor, Malaysia.

Pertamina dipercaya untuk menjalankan tugas ASIC melanjutkan tugas yang sebelumnya dipegang oleh PetroVietnam. Serah terima tugas sebagai ASIC secara resmi dilakukan oleh Tran Hong Nam dari PetroVietnam, yang sebelumnya menjabat sebagai ASIC periode 2019-2024, kepada Senior Vice President Strategy & Investment Pertamina Henricus Herwin di hadapan ASCOPE Council Member.

Penunjukan ini mencerminkan komitmen kuat Pertamina dalam mendorong kerja sama energi regional dan memajukan solusi energi berkelanjutan melalui empat task force: Exploration & Production Task Force (EPTF), Gas Advocacy Task Force (GATF), Clean Energy Task Force (CETF), dan Policy, Research & Capability Building Task Force (PRCBTF). Sebagai ASIC yang baru, Pertamina akan bertanggung jawab mengoordinasikan inisiatif utama ASCOPE, meningkatkan keamanan energi, mempercepat transisi energi, serta mendorong inovasi energi di seluruh kawasan ASEAN.

Senior Vice President Strategy & Investment Pertamina Henricus Herwin saat ditemui di acara ASCOPE Council Meeting menyampaikan bahwa Pertamina akan memimpin kolaborasi erat bersama negara anggota ASCOPE dalam menghadapi tantangan energi kritis, mengimplementasikan proyek strategis, serta memperdalam kerja sama melalui pendekatan Government-to-Government (G2G) maupun Business-to-Business (B2B).

ADVERTISEMENT

“Pertamina juga akan memperkuat kerangka regulasi trans-ASEAN, meningkatkan upaya pengembangan kapasitas, dan memastikan komitmen bersama dari anggota ASCOPE terkait transisi energi,” lanjut Henricus.

Kepemimpinan Pertamina sebagai ASIC pada ASCOPE didasarkan pada pengalaman luas di sektor energi dan dedikasi jangka panjang terhadap kerja sama regional. Selama lima tahun ke depan, Pertamina akan memainkan peran penting dalam membentuk lanskap energi ASEAN, mempromosikan inovasi, kolaborasi, serta praktik berkelanjutan yang sejalan dengan upaya global untuk mengurangi emisi.

VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso turut menyampaikan bahwa Pertamina akan menjadikan ASCOPE sebagai platform kolaborasi terdepan di ASEAN yang mendorong solusi energi yang aman, terjangkau, dan tangguh demi kesejahteraan seluruh negara anggota.

"Tujuan Pertamina adalah memfasilitasi kerja sama regional, memastikan keamanan energi, serta mempromosikan praktik berkelanjutan demi memperkuat kemakmuran ASEAN,” ungkap Fadjar.

ASCOPE sendiri organisasi yang didirikan pada tahun 1975 yang merupakan platform regional bagi perusahaan migas, perusahaan energi nasional, dan pemerintah untuk mendorong kolaborasi antarnegara anggota ASEAN. Organisasi ini bertujuan mempromosikan kerja sama di sektor minyak dan gas, meningkatkan keamanan energi regional, serta menghadapi tantangan energi bersama. Anggota ASCOPE meliputi Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian sustainable development goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental, social & governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Editor: Yurike Metriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 32 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia