Sabtu, 20 Juni 2026

Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Citra Ekonomi RI

Penulis : Indah Handayani
18 Jun 2026 | 18:42 WIB
BAGIKAN
Logo Pertamina
Logo Pertamina

JAKARTA, investor.id – Masuknya PT Pertamina (Persero) ke dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 dinilai menjadi sentimen positif bagi penguatan citra ekonomi Indonesia di mata internasional. Capaian tersebut sekaligus mencerminkan skala bisnis perusahaan nasional yang mampu bersaing di tingkat regional.

Pengamat branding Yuswohady menilai, keberhasilan Pertamina masuk dalam daftar tersebut tidak hanya berdampak pada reputasi perusahaan, tetapi juga membawa pengaruh terhadap persepsi kekuatan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

“Bagi Pertamina ini bagus dari sisi image perusahaan. Tetapi yang lebih penting bagi Indonesia ini membanggakan karena mencerminkan kekuatan ekonomi nasional di mata dunia,” kata Yuswohady dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, keberadaan perusahaan Indonesia dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 menunjukkan kapasitas bisnis nasional yang semakin kompetitif, terutama karena pemeringkatan tersebut berbasis pada pendapatan atau revenue perusahaan.

“Masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 merupakan tolok ukur prestisius yang menunjukkan besarnya skala bisnis perusahaan berdasarkan pendapatan, sehingga mencerminkan dampak ekonomi terhadap tenaga kerja, industri, dan pembangunan nasional,” ujarnya.

Yuswohady menambahkan, semakin banyak perusahaan suatu negara yang masuk dalam daftar tersebut, maka semakin kuat pula persepsi global terhadap kekuatan ekonominya. Ia menyebut hal itu menjadi salah satu indikator penting dalam menilai daya saing sebuah negara.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa mempertahankan dan meningkatkan posisi dalam daftar tersebut bukan hal mudah karena ketatnya persaingan. Oleh karena itu, fokus utama perusahaan seharusnya tidak hanya pada peringkat, melainkan pada kualitas transformasi bisnis.

“Lebih penting adalah bagaimana terus memperbaiki aspek kualitatif, seperti tata kelola, inovasi, dan kemampuan menciptakan nilai jangka panjang,” katanya.

Perkuat Narasi Kontribusi

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 menit yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
International 20 menit yang lalu

Israel Serang Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran kembali tutup Selat Hormuz usai Israel serang Lebanon, ancam kesepakatan damai dengan AS dan picu krisis energi global.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 1 jam yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Epidemiolog Prediksi Kasus Demam Dengue Meningkat pada 2027

Epidemiolog memprediksi kasus demam berdarah akan meningkat pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan El Nino.
Market 2 jam yang lalu

DOSS Bagi Dividen 14,8% dari Laba

PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 5,17 miliar untuk tahun buku 2025.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia