Operasi Pasar Beras Perlu Diintensifkan
19 Des 2024 | 11:00 WIB
JAKARTA, investor.id–Kegiatan operasi pasar melalui penyaluran beras SPHP perlu diintensifkan pada Januari-Februari tahun depan. Hal itu guna mengendalikan harga beras di tingkat konsumen yang kini stabil tinggi dan diprediksi berlanjut hingga sebelum musim panen tiba Maret-April 2025. Panen yang sedikit di periode akhir dan awal tahun membuat banderol gabah di petani meningkat dan terkompensasi pada meningkatnya harga beras di pasaran.
Dalam catatan Kantor Staf Presiden (KSP), per 13 Desember 2024, harga beras medium di zona I dan gabah kering panen (GKP) di tingkat petani masuk status waspada sedangkan beras medium di zona II dan III masuk status tidak aman. Per 13 Desember 2024, rerata harga beras medium di zona I mencapai Rp 13.348,64 per kilogram (kg) atau 6,79% di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.500 per kg.

