Startup Tak Lagi Kejar Valuasi, Tapi Ketahanan Model Bisnis
JAKARTA,investor.id-Di tengah perubahan lanskap kewirausahaan global, para wirausaha, terutama pelaku startup kini dihadapkan pada tantangan membangun bisnis yang tangguh dan berkelanjutan.
Untuk itu, kini startup tak lagi semata mengejar valuasi, tetapi mulai mengedepankan dampak nyata, ketahanan model bisnis, serta kontribusi terhadap ekosistem. Dalam situasi ini, akses terhadap komunitas, pendamping yang relevan, dan koneksi global menjadi kunci untuk menciptakan perusahaan kelas dunia.
Demi menciptakan ketahanan bisnis startup, Endeavor Indonesia, komunitas global dari, oleh, dan untuk para wirausaha berdampak tinggi (high-impact entrepreneurs), sepanjang 2024, meninjau lebih dari 500 perusahaan dan hanya memilih 8 pendiri melalui proses seleksi global yang ketat.
Para pendiri terpilih ini kini bergabung dalam jaringan Endeavor yang tersebar di lebih dari 45 negara dan mencakup lebih dari 2.900 wirausaha yang saling mendukung dalam skala lokal hingga global.
Co-Chairman Endeavor Indonesia Jefrey Joe mengatakan, sejak awal, Endeavor Indonesia didirikan berdasarkan keyakinan bahwa wirausaha berdampak memiliki potensi mentransformasi perekonomian hingga menciptakan lapangan kerja yang bermakna.
“Nyatanya semangat itu terwujud berkat para founders yang terus menciptakan dampak dan membangun bisnis berkelanjutan, tak hanya mengejar valuasi,” kata Joe dalam keterangan persnya, Senin (30/6/2025).
Joe menambahkan, ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai US$ 146 miliar pada 2025 dan didorong oleh sektor seperti e-commerce, fintech, healthcare, agritech, dan lainnya.
“Kami senang bahwa para Endeavor Entrepreneur berada di garis depan pertumbuhan ini, baik secara lokal maupun global. Mereka terus membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Capaian ini bisa membantu lebih banyak pendiri bermimpi lebih besar dan tumbuh lebih cepat. Saatnya membangun masa depan bersama,” ungkap Joe.
Tak hanya itu, sepanjang 2024, Endeavor juga telah memfasilitasi lebih dari 400 pertemuan dengan investor di Singapura melalui MatchCAP investor dan entrepreneur roadshow terbesar di Asia , menjodohkan lebih dari 70 perusahaan dengan lebih dari 90 investor, serta menyumbangkan 568 jam sesi pendampingan.
Kolaborasi Ekosistem
Managing Director Endeavor Indonesia Monika Rudijono menuturkan, upaya ini merupakan bentuk nyata kerja ekosistem yang menciptakan perubahan berkelanjutan.
“Di Endeavor, kami percaya pada kekuatan multiplier effect dalam mengukur kesuksesan founder,” jelas Monika.
Monika menuturkan, sangat penting bagi ekosistem startup untuk saling mendukung, baik itu sebagai mentor, investor, atau sesama founder di ekosistem.
“Para founder ini menginspirasi orang lain untuk bermimpi lebih besar, tumbuh lebih cepat, dan membangun dampak lebih luas bersama sama. ‘Scaling impact, shaping tomorrow together’ bukan sekadar tema, tapi semangat kolektif menuju masa depan kewirausahaan yang lebih baik. Impact Report ini adalah ajakan untuk terus bergerak maju dan mewujudkan mimpi bersama,” tandas Monika.
Monika menambahkan, ke depan, Endeavor Indonesia berkomitmen untuk sejalan dengan Endeavor Global Vision 2035, sebuah visi ambisius untuk meningkatkan dampak hingga 10 kali lipat dalam dekade mendatang.
“Hal ini akan dilakukan melalui perluasan akses, pendalaman dukungan, dan penguatan jejaring global yang saling memberdayakan,” tegas Monika.
Editor: Emanuel
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


