Jumat, 15 Mei 2026

Pos Properti Gandeng Mitra Strategis Bangun SPKL

Penulis : Thresa Sandra Desfika
25 Jul 2025 | 17:24 WIB
BAGIKAN
Pos Properti Indonesia. Ist
Pos Properti Indonesia. Ist

JAKARTA, investor.id - PT Pos Properti Indonesia menggandeng mitra strategis untuk pemanfaatan aset milik Pos Indonesia sebagai titik pengisian kendaraan listrik. Langkah ini tidak hanya mengoptimalkan aset negara, tapi juga memperkuat kesiapan infrastruktur menuju ledakan adopsi electric vehicles (EVs) yang kini mulai melanda negara negara ASEAN, termasuk Indonesia. 

Di tengah tren global menuju energi bersih dan terbarukan, Indonesia mulai memetakan langkah konkret untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik (EVs).  

Salah satu langkah terbaru yang dilakukan PT Pos Properti Indonesia  menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan PT Utomo Chargeplus Indonesia untuk pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) di atas lahan milik Pos Indonesia. Perjanjian kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan aset, sekaligus mendukung agenda nasional dalam akselerasi transisi energi terbarukan. 

ADVERTISEMENT

Langkah PT Pos Properti Indonesia menunjukkan sinergi konkret antara BUMN dan  sektor lainnya. Laporan terbaru Renewable Energy Highlights 2025 oleh IRENA  mencatat bahwa Asia merupakan kawasan pemimpin dalam pertumbuhan energi terbarukan, dengan total produksi listrik hijau mencapai 4.008 TWh pada 2023, angka tertinggi secara global.  

Di Asia, termasuk Indonesia, energi terbarukan baru menyumbang sekitar 26.6% dari bauran listrik nasional. Namun angka tersebut menunjukkan potensi besar yang dapat  ditingkatkan melalui sinergi sektor publik dan swasta, termasuk dalam pemanfaatan aset-aset strategis seperti yang dimiliki oleh Pos Indonesia. 

"Ini bukan hanya pemanfaatan lahan, tapi cara kami ikut membangun ekosistem EVs yang sehat dan menjangkau lebih banyak masyarakat di area urban dan suburban,” ujar Direktur PT Pos Properti Indonesia, Junita Roemawi dalam keterangan resmi, Jumat (25/7/2025). 

Dengan jaringan properti  yang tersebar dari pusat kota hingga daerah pinggiran di seluruh Indonesia, Pos  Properti memiliki peran unik sebagai katalis transformasi energi. 

Lebih dari sekadar bisnis yang dijalankan, inisiatif ini menjadi model bagaimana BUMN dapat membuka peluang baru dalam industri masa depan. Apalagi, dalam konteks target global mencapai 11 TW energi terbarukan pada 2030, infrastruktur penunjang seperti SPKL menjadi kunci. Pos Properti Indonesia menegaskan  komitmennya untuk tetap adaptif dan proaktif di tengah arus perubahan besar ini. 

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia