Minggu, 21 Juni 2026

2026, Pameran Akbar Percetakan dan Kemasan Siap Digelar di NICE PIK 2

Penulis : Euis Rita Hartati
8 Okt 2025 | 10:01 WIB
BAGIKAN
Kiri ke Kanan :   Clay Wala - Ketua Komite Teknis 37-01 Teknologi Grafika, BSN (Badan Standardisasi Nasional), Hari Noegroho - Partnership & Promotion Director, IPF (Indonesia Packaging Federation),  Daniel Kenny - Ketua, PITTSINDO (Perhimpunan Industri Tinta Cetak Seluruh Indonesia),  Ryan Adrian - Managing Director, NICE (Nusantara International Convention Exhibition), Herman Pratomo - Ketua, ATGMI (Asosiasi Teknik Grafika dan Media Indonesia), Sofianto Widjaja - Direktur, PT Pelita Promo Internusa, dan  Rismin Projek manager GPPE
Kiri ke Kanan : Clay Wala - Ketua Komite Teknis 37-01 Teknologi Grafika, BSN (Badan Standardisasi Nasional), Hari Noegroho - Partnership & Promotion Director, IPF (Indonesia Packaging Federation), Daniel Kenny - Ketua, PITTSINDO (Perhimpunan Industri Tinta Cetak Seluruh Indonesia), Ryan Adrian - Managing Director, NICE (Nusantara International Convention Exhibition), Herman Pratomo - Ketua, ATGMI (Asosiasi Teknik Grafika dan Media Indonesia), Sofianto Widjaja - Direktur, PT Pelita Promo Internusa, dan Rismin Projek manager GPPE

JAKARTA, investor.id – Pameran akbar percetakan dan kemasan, Global Printing & Packaging Expo (GPPE), siap digelar pada 6-9 Mei 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang canggih di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Penyelenggara pameran, PT. Pelita Promo Internusa (PPI), menyatakan bahwa event ini akan digelar lebih besar dibanding tahun sebelumnya, guna memberdayakan para pelaku pasar di industri percetakan, pelabelan, karton bergelombang, kotak, dan kemasan Indonesia yang berkembang pesat.

Segmen baru ini akan menyoroti teknologi canggih seperti mesin cetak flekso dan digital berkinerja tinggi, material ramah lingkungan, tren kemasan pintar, dan solusi otomatisasi yang dirancang khusus untuk sektor-sektor dengan permintaan tinggi seperti makanan dan minuman, e-commerce, dan logistik.

Pameran ini juga akan mendorong sinergi yang memungkinkan bisnis Indonesia memanfaatkan proyeksi pertumbuhan pasar kemasan bergelombang hingga US$ 14,19 miliar pada tahun 2032 dengan CAGR [Riset Pasar Terverifikasi] sebesar 6,06%, mengatasi tantangan seperti regulasi lingkungan dan efisiensi rantai pasok sekaligus membuka peluang ekspor dan adopsi teknologi.

ADVERTISEMENT

"Kehadiran Label & Carton Box Expo sebagai pameran pendamping memberikan fokus khusus pada segmen-segmen yang menjadi tulang punggung rantai pasok kemasan—mulai dari label yang menarik hingga karton yang kuat dan ramah lingkungan," ujar Rismin Yapto, Senior Project Manager di PPI.

"Peluncuran ini mencerminkan niat kami untuk memberdayakan pelaku industri lokal dengan menghubungkan mereka dengan para inovator global, membantu mereka menavigasi lanskap kompetitif yang ditandai oleh urbanisasi yang pesat dan pergeseran menuju praktik berkelanjutan," tambahnya,

Dijelaskan, GPPE 2026 berkembang menjadi platform yang lebih komprehensif, mengintegrasikan Label & Carton Box Expo untuk mendukung transformasi digital Indonesia yang lebih luas, yang diperkirakan akan melonjak pada CAGR 19,44% hingga tahun 2029 [Mordor Intelligence]. Perkembangan ini membekali para pelaku pasar dengan perangkat untuk berkembang di sektor di mana kemasan fleksibel diperkirakan akan meningkat dari USD 4,58 miliar pada tahun 2025 menjadi USD 5,77 miliar pada tahun 2030 [Mordor Intelligence], dengan menekankan inovasi ramah lingkungan di tengah meningkatnya kekhawatiran lingkungan dan desakan regulasi untuk daur ulang.

Sofianto Widjaja, Direktur PPI, menekankan visi penyelenggara: "Kami menghadirkan GPPE dan Label & Carton Box Expo sebagai jembatan strategis antara pelaku industri dan inovator teknologi. Lebih dari sekadar pameran, ini adalah ruang untuk membangun masa depan yang lebih adaptif dan berkelanjutan bagi industri percetakan, label, karton & kotak bergelombang, dan kemasan. Kami ingin menciptakan ruang di mana inovasi tidak hanya dipamerkan, tetapi juga diinterpretasikan dan diadopsi oleh para pelaku industri secara nyata."

Perpindahan ke NICE PIK2 meningkatkan pengalaman pameran dengan lokasi modern dan luas yang selaras dengan pusat pertumbuhan industri Indonesia. Lokasinya yang strategis di  kawasan PIK2 Jakarta yang dinamis menawarkan konektivitas yang sangat baik ke bandara internasional, hotel, dan pusat bisnis, memfasilitasi akses yang lebih mudah bagi peserta global dan memperkuat jaringan di pasar yang kaya akan peluang investasi kemasan berkelanjutan.

Konferensi pers menampilkan wawasan dari asosiasi terkemuka, yang menyoroti upaya kolaboratif untuk memanfaatkan perkembangan pesat kemasan di Indonesia. Para pembicara dari ATGMI (Asosiasi Grafika Media), IPF (Federasi Pengemasan), dan PITTSINDO (Perhimpunan Tinta Cetak Seluruh Indonesia), membahas tren seperti pencetakan berbasis AI dan material ramah lingkungan, yang sedang membentuk kembali sektor ini. Keterlibatan asosiasi-asosiasi ini memperkuat peran pameran sebagai pusat pertukaran pengetahuan,  dengan sesi-sesi tentang manufaktur cerdas, material ramah lingkungan, dan tren pasar yang dirancang untuk menginspirasi dan membekali para peserta dalam meraih prospek bisnis.

GPPE dan Label & Carton Box Expo terbuka bagi para pelaku pasar spesialis percetakan, kemasan, dan karton bergelombang dari Indonesia dan pemilik merek di seluruh dunia. Menawarkan peluang tak tertandingi untuk memperluas jaringan, perusahaan yang berpartisipasi dalam pameran akan mendapatkan visibilitas merek yang lebih besar sekaligus memanfaatkan dinamika pasar Indonesia yang dinamis. Bagi perusahaan yang berpartisipasi dalam pameran, partisipasi berarti memamerkan inovasi yang diminati dalam solusi berkelanjutan dan cerdas kepada para pengambil keputusan, menghasilkan prospek berkualitas tinggi dari kumpulan pembeli yang menginginkan kemajuan di sektor yang diproyeksikan akan tumbuh pesat di seluruh segmen kertas, fleksibel, dan karton bergelombang dengan vertikal yang kuat seperti kemasan makanan, pergudangan dan logistik, serta e-commerce.

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia