Sabtu, 4 April 2026

Pemerintah Hadirkan Pelatihan Vokasi Nasional untuk Kebutuhan Industri

Penulis : Arnoldus Kristianus
27 Feb 2026 | 20:17 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (27/2/2026). (Dok. Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (27/2/2026). (Dok. Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah meluncurkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 pada Jumat (27/2/2026). Program tersebut diharapkan dapat menghubungkan kebutuhan industri dan kompetensi tenaga kerja. Mengingat selama ini kerapkali terjadi ketidaksesuaian antara dua komponen tersebut.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan  seluruh rangkaian pelatihan disediakan secara gratis oleh pemerintah. Program ini disusun untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja untuk bekerja atau berwirausaha.

“Ke depan, diharapkan kuota ini dapat terus ditingkatkan oleh Kemnaker,” ungkap Airlangga dalam  konferensi persi di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, pada Jumat (27/2/2026).

Advertisement

Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 terbagi dalam tiga batch pelatihan, dengan sekitar 20 ribu peserta per batch, dan total sekitar 70 ribu peserta dalam setahun.

Program ini dilaksanakan di 33 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP) dan Satuan Pelayanan (Satpel) Kementerian Ketenagakerjaan yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

Bagi para siswa lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang sudah memenuhi persyaratan, seperti berusia minimal 17 tahun, sudah mempunyai akun SiapKerja, dan sudah lulus dalam tiga tahun terakhir, dapat berpartisipasi menjadi peserta dengan mengakses portal resmi yaitu skillhub.kemnaker.go.id.

Dengan mengikuti program ini, para peserta akan mendapatkan manfaat bantuan transportasi sebesar Rp 20 ribu per hari (lamanya sesuai jangka waktu pelatihan), iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi BNSP, serta khusus untuk peserta dari luar kota dapat difasilitasi asrama pada pelatihan tertentu.

Menurut data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), jumlah lulusan SMA/SMK tahun ajaran 2024/2025 yaitu sebanyak 3,28 juta.

Menurut BPS, lulusan SMA menyumbang 31,05 juta pekerja atau 20,99% dari total pekerja nasional yang berjumlah sekitar 148 juta orang, sementara lulusan SMK berkontribusi 20,80 juta pekerja atau 14% dari total pekerja nasional. Apabila digabungkan, kontribusi lulusan SMA/SMK mencapai sekitar 35% dari total pekerja.

Bidang Pelatihan dalam Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 9 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 10 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 43 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 44 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 1 jam yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 1 jam yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia