Minggu, 5 April 2026

Bahlil Dapat Tugas Baru: Bangun PLTS 100 GW hingga Konversi 120 Juta Motor Listrik

Penulis : Celvin Moniaga Sipahutar
5 Mar 2026 | 21:08 WIB
BAGIKAN
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia dalam wawancara cegat usai usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026). (B-Universe Photo/Celvin Moniaga Sipahutar)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia dalam wawancara cegat usai usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026). (B-Universe Photo/Celvin Moniaga Sipahutar)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk mengakselerasi transisi Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia. Kepala Negara menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai ketua satgas untuk memimpin percepatan agenda hijau tersebut.

Pembentukan tim ini bertujuan untuk menerjemahkan visi besar Presiden ke dalam langkah teknis yang cepat, mulai dari pembangunan infrastruktur energi hingga konversi kendaraan listrik secara masif.

“Bapak Presiden membentuk tim satgas untuk bisa melakukan percepatan ini. Tadi kami diberikan tugas oleh Bapak Presiden sebagai ketua satgas dalam menjalankan dan menerjemahkan secara cepat,” ujar Bahlil usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa Satgas ini memikul tanggung jawab besar, termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas ambisius mencapai 100 gigawatt (GW). Selain itu, fokus utama lainnya adalah mengubah wajah transportasi nasional melalui konversi motor bensin ke listrik.

ADVERTISEMENT

Presiden Prabowo menargetkan sekitar 120 juta sepeda motor yang saat ini beroperasi di Indonesia bertransformasi menjadi motor listrik secara bertahap. Meski saat ini rata-rata konversi hanya mencapai 200 ribu unit per tahun, kepala negara juga menginstruksikan percepatan yang signifikan.

Insyaallah kita akan melakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Bapak Presiden tadi menyampaikan bahwa maksimal 3 sampai 4 tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi,” tutur Bahlil.

Langkah agresif ini diharapkan tidak hanya mendorong transisi energi nasional, tetapi juga memberikan dampak langsung pada penghematan anggaran negara melalui efisiensi subsidi energi.

“Dengan kita mengkonversi dari PLTD, diesel, ke PLTS itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pemakaian motor dan mobil listrik,” pungkas Bahlil.

Melalui Satgas ini, pemerintah optimistis dapat memperkuat ketahanan energi domestik sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang membebani fiskal.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia