Minggu, 21 Juni 2026

Konflik Timur Tengah, Pariwisata Indonesia Kehilangan Potensi Pendapatan Rp 2 Triliun 

Penulis : Ilham Oktafian
1 Apr 2026 | 14:11 WIB
BAGIKAN
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay memimpin rapat kerja bersama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/4/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay memimpin rapat kerja bersama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/4/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

JAKARTA, investor.id – Indonesia kehilangan potensi pendapatan dari sektor pariwisata sekitar Rp 2,04 triliun akibat memanasnya konflik yang terjadi di Timur Tengah. Hal ini lantaran adanya pembatalan sejumlah penerbangan menuju Jakarta, Bali, dan Medan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengungkap, penutupan wilayah udara Iran sejak 28 Februari hingga 28 Maret 2026 sejumlah penerbangan di Abu Dhabi, Doha, Dubai, Jeddah, Madinah, dan Muscat terganggu. 

Gangguan penerbangan tersebut menyebabkan 770 penerbangan menuju Jakarta, Bali, dan Medan dibatalkan. Apabila dikalkulasi, ada sekitar 60 ribu wisatawan mancanegara dengan potensi kehilangan devisa mencapai Rp2,04 triliun.

ADVERTISEMENT

"Dinamika geopolitik global tentu memberikan tekanan terhadap sektor pariwisata," ujarnya saat rapat kerja (raker) dengan Komisi VII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (1/4/2026).

Selain penerbangan, Widiyanti juga menyampaikan bahwa lonjakan harga minyak dunia juga berpotensi mengurangi kunjungan wisatawan mancanegara. Alasannya, ada potensi kenaikan biaya transportasi, termasuk penerapan fuel surcharge oleh maskapai internasional. 

Widiyanti mengaku menyiapkan sejumlah strategi mitigasi untuk mengatasi hal tersebut, di antaranya adalah melakukan pivot pasar ke kawasan Asia Tenggara hingga bekerja sama dengan maskapai yang memiliki rute langsung ke Eropa dan Amerika.

"Di tengah tekanan global, kita perlu bergerak lebih adaptif," ujar dia.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 58 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia