Minggu, 21 Juni 2026

800 Unit Rusun di Senen dan Tanah Abang Ditarget Rampung 15 Juni 2026

Penulis : Erfan Ma’ruf
1 Apr 2026 | 17:27 WIB
BAGIKAN
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait dalam jumpa pers di Kantor BP BUMN, Jakarta, Rabu (1/4/2026). (B-Universe Photo/Erfan Maruf)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait dalam jumpa pers di Kantor BP BUMN, Jakarta, Rabu (1/4/2026). (B-Universe Photo/Erfan Maruf)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan percepatan pembangunan rumah susun (rusun) di dua kawasan padat Jakarta, yakni Senen dan Tanah Abang. Proyek yang mencakup total 800 unit hunian vertikal tersebut ditargetkan rampung serentak pada 15 Juni 2026.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa langkah eksekusi cepat ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto setelah melakukan tinjauan mendadak ke pemukiman warga di bantaran rel Pasar Senen pada 26 Maret lalu.

“Kita gak bicara mulainya, kita bicara selesainya. Selesainya tanggal 15 Juni di tanah di Senen, di Kramat, itu tanahnya Angkasa Pura, tanggal 15 Juni. Jadi saya bicaranya ada 300 unit,” kata pria yang juga akrab disapa Ara itu dalam jumpa pers di Kantor BP BUMN, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

Selain 300 unit di Senen, pemerintah juga akan membangun 500 unit rusun di kawasan Tanah Abang melalui hibah lahan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Tadi atas arahan Pak Dony (Kepala BP BUMN) dengan sangat cepat, Pak Dirut Kereta Api juga nanti ada di Tanah Abang ya Pak Dirut ya? Izin ya, ada 500 unit yang selesai juga 15 Juni 2026. Ini betul ya Pak Dirut ya? Gitu ya,” ucap Ara.

Terkait skema kepemilikan, Ara belum memerinci apakah unit tersebut nantinya berstatus sewa atau hak milik. Namun, ia memastikan sasaran utama proyek ini adalah masyarakat yang selama ini tinggal di hunian tidak layak.

“Memang di Jakarta itu sangat membutuhkan perumahan bagi rakyat dengan sangat cepat karena backlog-nya sangat besar, jadi kita juga akan bergerak dengan sangat cepat,” ucap Ara.

Percepatan proyek ini diharapkan dapat menekan angka kekurangan hunian (backlog) di Jakarta sekaligus menata kawasan kumuh di titik-titik vital transportasi ibu kota.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia