Minggu, 21 Juni 2026

Purbaya Mengaku Masih Kaji Insentif Baru EV

Penulis : Addin Anugrah Siwi
10 Apr 2026 | 20:03 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah tengah mengkaji pemberian insentif baru untuk kendaraan bermotor listrik (electric vehicle/EV), baik roda empat maupun roda dua. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pembahasan kebijakan tersebut sedang berlangsung guna mempercepat transisi energi di sektor otomotif nasional.

Menkeu Purbaya mengungkapkan, rencana insentif mobil listrik dibahas secara intensif setelah pertemuannya dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Kamis (9/4/2026). Pemerintah saat ini masih menyerap aspirasi pelaku industri terkait bentuk stimulus yang paling efektif untuk menggerakkan pasar.

“Gaikindo ngundang mau pameran mobil, tapi juga diskusi untuk insentif seperti apa yang dibutuhkan untuk mobil listrik dan lain-lain. Diskusi ini belum selesai, nanti saya akan bertemu lagi dengan mereka,” ujar Purbaya di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

Terkait insentif sepeda motor listrik, Purbaya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Ia memberikan sinyal akan adanya skema bantuan baru yang berbeda dari kebijakan sebelumnya.

“Saya masih akan bicarakan dengan Menperin. Kita kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru. Yang baru ini yang saya pikir, sebelumnya kan bukan saya yang handle,” jelas Purbaya.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa insentif yang akan diterbitkan benar-benar tepat sasaran dan mampu mendorong daya saing industri otomotif domestik di kancah global. Fokus utama kebijakan ini adalah menjaga momentum pasar otomotif sembari mengalihkan penggunaan kendaraan menuju opsi yang lebih ramah lingkungan (hybrid dan EV).

Sebelumnya, Menkeu telah bertemu dengan jajaran pengurus Gaikindo pada Kamis (9/4/2026) untuk membahas penguatan pasar domestik. Dalam pertemuan tersebut, ditegaskan bahwa dukungan fiskal akan diarahkan untuk menciptakan ekosistem kendaraan bersih yang kompetitif tanpa mengabaikan stabilitas industri yang sudah ada.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 46 detik yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia