Minggu, 21 Juni 2026

Transaksi Program BINA Tembus Target, Mendag: Daya Beli Tetap Kuat

Penulis : Prisma Ardianto
12 Apr 2026 | 15:07 WIB
BAGIKAN
Sejumlah warga berbelanja pakaian untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Sejumlah warga berbelanja pakaian untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

JAKARTA, investor.id – Menteri Perdagangan Budi Santoso (Mendag Busan) menyatakan daya beli masyarakat tetap kokoh di tengah pola musiman konsumsi awal tahun. Hal ini dibuktikan dengan realisasi transaksi Program Belanja Nasional Triwulan I-2026 yang mencapai Rp184,02 triliun, melampaui target awal sebesar Rp 172,38 triliun.

Keberhasilan ini didorong oleh dua program utama, yakni Friday Mubarak dan Belanja di Indonesia Aja atau BINA Lebaran 2026. Menurut Mendag Busan, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha berhasil menciptakan stimulus efektif, terutama dalam menyambut momentum Ramadan dan Idulfitri.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha mampu menciptakan stimulus yang efektif bagi konsumsi masyarakat, khususnya dalam menyambut momentum Ramadan dan Idulfitri,” ujar Mendag Busan dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

ADVERTISEMENT

Rinciannya, program Friday Mubarak yang diinisiasi APRINDO membukukan transaksi Rp 129,12 triliun, atau 8,5% di atas target. Digelar pada 11 Februari hingga 31 Maret 2026, program ini diikuti sekitar 200 merek ritel, 11 juta pedagang pasar, 414 pusat perbelanjaan, serta 13.450 pasar rakyat di seluruh Indonesia.

Sementara itu, program BINA Lebaran 2026 oleh HIPPINDO menyumbang Rp 54,9 triliun, melampaui target sebesar 2,8%. Terlaksana pada 6—30 Maret 2026, program ini melibatkan sekitar 800 merek, 80.000 gerai ritel, serta 400 pusat perbelanjaan yang tersebar di 24 provinsi di seluruh Indonesia.

Transaksi Program BINA Tembus Target, Mendag: Daya Beli Tetap Kuat
Menteri Perdagangan, Budi Santoso di ICE BSD, Tangerang. (B-Universe Photo/Chesa Andiri Saputra)

Mendag Busan menambahkan, keberhasilan Program Belanja Nasional ini membuktikan perannya sebagai instrumen strategis dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui penguatan konsumsi rumah tangga. “Capaian pada triwulan I menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan konsumsi domestik sepanjang tahun 2026,” imbuh dia

Sejalan dengan nilai transaksi, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat kenaikan kunjungan ke mal sebesar 12% selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dibandingkan tahun lalu. Konsumsi terpantau didominasi oleh sektor makanan, minuman, dan hiburan.

“Peningkatan kunjungan ini menjadi sinyal positif pemulihan dan penguatan sektor ritel nasional. Pemerintah optimistis tren ini akan terus berlanjut,” imbuh Mendag.

Guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah menyiapkan rangkaian program belanja strategis hingga akhir tahun, seperti BINA Holiday, Merdeka Madness, hingga Indonesia Great Sale. Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator utama bagi sektor perdagangan ritel dan UMKM nasional sepanjang 2026.

“Ini adalah upaya strategis kami dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menjadi katalis utama pertumbuhan sektor perdagangan ritel nasional,” pungkasnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 20 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia