Minggu, 21 Juni 2026

Pelaku Usaha Sebut Penjualan EV Siap Meledak, Asal Insentif Jelas

Penulis : Bambang Ismoyo
13 Apr 2026 | 21:36 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melakukan uji berkendara salah satu produk sepeda motor listrik dalam salah satu ajang pamerang otomotif di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww)
Pengunjung melakukan uji berkendara salah satu produk sepeda motor listrik dalam salah satu ajang pamerang otomotif di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww)

JAKARTA, investor.id – Asosiasi Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menilai ketidakpastian kondisi global serta fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan momentum krusial bagi Indonesia untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Saat ini, pelaku usaha tinggal menunggu komitmen politik di level pimpinan tertinggi negara dalam menyusun regulasi teknis yang konkret terkait insentif kendaraan listrik.

Ketua Aismoli, Budi Setyadi, mengungkapkan bahwa pernyataan Presiden Prabowo Subianto beserta kementerian terkait seperti Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian telah memberikan sinyal kuat terhadap program elektrifikasi, khususnya konversi sepeda motor listrik.

“Di tataran kebijakan, ke depan Indonesia pasti akan menjalankan itu (percepatan adopsi kendaraan listrik) karena memang momentumnya pas,” ujar Budi saat dihubungi, Senin (13/4/2026).

ADVERTISEMENT

Budi menjelaskan bahwa situasi geopolitik global yang tidak stabil telah memicu tingginya harga minyak dunia. Meski harga BBM domestik saat ini masih relatif stabil, langkah efisiensi dan percepatan adopsi motor listrik menjadi strategi antisipasi yang mendesak untuk mengurangi ketergantungan pada impor energi fosil dan dampaknya ke fiskal negara.

Namun, Aismoli menekankan bahwa komitmen politis tersebut perlu segera diterjemahkan ke dalam aturan pelaksana yang jelas. Pelaku industri saat ini tengah menanti kepastian mengenai skema insentif, seperti keberlanjutan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), jumlah kuota unit, hingga besaran bantuan per unit kendaraan.

“Regulasi yang rinci akan menjadi landasan penting bagi industri dalam menyiapkan kapasitas produksi dan distribusi,” tegas Budi.

Pelaku Usaha Sebut Penjualan EV Siap Meledak, Asal Insentif Jelas
Program Elektrifikasi Pemerintah. (Sekretariat Kabinet RI & Media Monitoring DATASATU/desain oleh Notebook LM/Datasatu)

Saat ini, para produsen kendaraan listrik dilaporkan telah melakukan persiapan internal guna mengantisipasi lonjakan permintaan. Komunikasi intensif terus dijalin dengan kementerian terkait untuk memastikan sinergi antara kesiapan industri nasional dan target pemerintah berjalan selaras.

“Pada prinsipnya, industri siap mendukung kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal penyediaan kendaraan listrik dalam jumlah besar. Namun, kepastian regulasi tetap menjadi kunci utama,” pungkas Budi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 35 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia