Minggu, 21 Juni 2026

Biaya Haji 2026 Bengkak Rp 1,77 Triliun Imbas Konflik di Timur Tengah

Penulis : Ilham Oktafian
14 Apr 2026 | 13:33 WIB
BAGIKAN
Rapat kerja (raker) Kementerian Haji dan Umrah dengan Komisi VIII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (14/4/2026). (B-Universe/Ilham Oktafian)
Rapat kerja (raker) Kementerian Haji dan Umrah dengan Komisi VIII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (14/4/2026). (B-Universe/Ilham Oktafian)

JAKARTA, investor.id - Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa biaya haji 2026 bengkak hingga Rp 1,77 triliun imbas konflik di Timur Tengah.

Irfan menjelaskan, tambahan biaya tersebut merupakan konsekuensi dari melonjaknya harga minya mentah dunia hingga berpengaruh terhadap penerbangan jemaah haji.

"Secara agregat, total biaya melonjak dari Rp 6,69 triliun menjadi Rp 8,46 triliun atau meningkat Rp 1,77 triliun," kata Irfan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi VIII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

Irfan menyebut, rincian biaya Rp 1,77 triliun tersebut merupakan usulan dari maskapai yang membawa jemaah haji ke Arab Saudi, yakni Garuda dan Saudi Airlines.

Rinciannya, Garuda menginginkan tambahan biaya Rp974,8 miliar, sementara Saudi Airlines mengusulkan tambahan sebesar Rp 802,8 miliar.

"Alhamdulillah, Presiden telah menegaskan pelonjakan biaya ini jangan dibebankan kepada jemaah," katanya.

Lantaran tambahan biaya tersebut, lanjut Irfan, pihaknya bakal mengambil kas dari BPIH untuk membiayai jemaah haji 2026.

Kata dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk memastikan status force majeure-nya dalam legalitas sumber pembiayaan tersebut.

"Sementara untuk biaya penerbangan petugas kloter bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," kata Irfan

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia