Minggu, 21 Juni 2026

Harga Plastik Ditarget Turun Bulan Ini

Penulis : Addin Anugrah Siwi
14 Apr 2026 | 16:50 WIB
BAGIKAN
Menteri Perdagangan, Budi Santoso di Kantor Kemenko Perekonomian, pada Senin (13/4/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)
Menteri Perdagangan, Budi Santoso di Kantor Kemenko Perekonomian, pada Senin (13/4/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah menargetkan harga plastik di pasar domestik segera melandai mulai bulan ini. Langkah strategis diambil dengan mempercepat impor bahan baku dari negara alternatif guna mengatasi kelangkaan pasokan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah memproses pengalihan impor bijih plastik atau nafta dari tiga wilayah utama, yakni India, Amerika Serikat, dan Afrika. Diversifikasi ini diharapkan mampu meredam tekanan harga yang melonjak belakangan ini.

“Ya secepatnya (turun bulan ini),” ujar Budi saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, seperti dikutip pada Selasa (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

Pria yang juga akrab disapa Busan itu menjelaskan, kenaikan harga plastik dipicu oleh terganggunya rantai pasok global. Selama ini, industri plastik nasional sangat bergantung pada impor nafta dari Timur Tengah. Konflik geopolitik di kawasan tersebut secara otomatis menghambat distribusi ke Indonesia.

“Jadi plastik itu, kan, memang kita itu impor bahan bakunya untuk bijih plastik itu, kan, nafta, ya. Itu, kan, dari Timur Tengah selama ini. Karena imbas perang sehingga terganggu otomatis dari sana,” ujarnya.

Meski proses impor dari negara alternatif sudah berjalan, Mendag mengakui dibutuhkan waktu distribusi hingga barang tiba di pasar domestik. Saat ini, industri masih mengandalkan stok sisa yang tersedia di dalam negeri sambil menunggu pasokan baru masuk.

“Ya, sudah mulai diproses. Impor-impor dari tiga negara tadi sudah diproses. Cuma, kan, perlu waktu, kan. Jadi sekarang masih proses dengan stok yang ada,” kata Busan.

Harga Plastik Ditarget Turun Bulan Ini
Tren harga bahan baku plastik atau nafta. (Ilustrasi: Investor Daily/Datasatu)

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa krisis bahan baku plastik merupakan fenomena global. Sejumlah negara produsen seperti Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, hingga Singapura bahkan mengalami status force majeure atau penghentian produksi sementara akibat keterbatasan bahan baku.

Guna mengantisipasi ketidakpastian global yang berkelanjutan, pemerintah menegaskan tidak akan terpaku pada tiga negara pemasok tersebut saja. Pencarian sumber alternatif baru terus diperluas demi menjamin ketahanan industri nasional.

“Alternatif-alternatif negara lain kan memang sebagian sudah kita dapat. Nah tadi ada 3 negara, kita terus mencari negara lain yang bisa menyuplai untuk bahan baku,” demikian tutur Mendag Busan.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia