Minggu, 21 Juni 2026

Ekosistem Lengkap, Mendag Yakin Tekstil RI Kuasai Pasar Global

Penulis : Prisma Ardianto
16 Apr 2026 | 19:01 WIB
BAGIKAN
Sejumlah pengunjung mengamati mesin teknologi baru untuk tekstil dalam pameran pameran Indo Intertex Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Sejumlah pengunjung mengamati mesin teknologi baru untuk tekstil dalam pameran pameran Indo Intertex Inatex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Indonesia memiliki daya saing tinggi berkat ekosistem yang lengkap dari hulu hingga hilir. Kekuatan ini dinilai menjadi modal utama Indonesia untuk menahan gempuran impor sekaligus memperluas penetrasi pasar internasional melalui berbagai perjanjian dagang.

Mendag menjelaskan bahwa Indonesia memiliki rantai pasok yang mandiri, mulai dari ketersediaan bahan baku, pabrik pengolahan, jaringan distribusi, hingga peran desainer dan UMKM yang berjalan sinergis. Keunggulan struktural ini membuat produk TPT nasional mampu bersaing secara kualitas maupun harga.

“Saya kira ekosistem (tekstil) kita paling lengkap (dari) bahan baku, kemudian pabriknya, distribusinya, desainernya, UMKM-nya, kita ada semua dan itu bisa berjalan dengan baik,” ujar Mendag di sela ajang Indo Intertex 2026, Jakarta, seperti dikutip dari Antara pada Kamis (16/4).

ADVERTISEMENT

Optimisme ini didukung oleh capaian positif sepanjang tahun 2025, di mana ekspor TPT Indonesia tumbuh 3,55% dengan nilai mencapai US$ 12,08 miliar. Kinerja ini memberikan kontribusi surplus perdagangan sebesar US$ 3,45 miliar bagi Indonesia.

Mendag menekankan bahwa perluasan pasar ekspor terus dipacu melalui berbagai perjanjian dagang strategis, termasuk dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa. Saat ini, Amerika Serikat menjadi mitra utama dengan kontribusi 11% dari total ekspor Indonesia. Produk TPT menjadi salah satu komoditas unggulan penyumbang surplus terbesar ke Negeri Paman Sam.

"Surplus terbesar Indonesia itu ke Amerika. Makanya kita kejar pasar Amerika, makanya kita membuat ART (Agreement On Reciprocal Trade) itu karena pangsa pasar kita, pasar ekspor kita itu 11% dari total ekspor kita ke dunia. Jadi harus dipertahankan," lanjut pria yang akrab disapa Busan tersebut.

Ekosistem Lengkap, Mendag Yakin Tekstil RI Kuasai Pasar Global
Penyerapan tenaga kerja sektor tekstil dan produk tekstil (TPT). (Ilustrasi: Investor Daily)

Terkait tantangan geopolitik dan ketegangan di Timur Tengah, Mendag mengakui adanya dampak global. Namun, ia meyakini para pelaku usaha nasional tetap tangguh dan mampu berkompetisi dengan produk asing. Kemandirian ekosistem dalam negeri menjadi benteng pertahanan industri tekstil Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

“Jadi selain potensi dalam negeri, ekspor cukup bagus. Kualitasnya cukup bagus. Kalau kualitas bagus, punya daya saing, kita bisa mengendalikan impor,“ demikian ujar Budi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 13 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia