Minggu, 21 Juni 2026

Menperin Dapat Jaminan Industri: Stok Plastik Aman

Penulis : Prisma Ardianto
16 Apr 2026 | 20:38 WIB
BAGIKAN
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, belum lama ini. (Investor Daily/David Gita Roza)
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, belum lama ini. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan ketersediaan stok plastik di dalam negeri tetap terjaga meski dinamika geopolitik di Selat Hormuz mulai mengganggu rantai pasok global. Jaminan ini diperoleh usai Kemenperin mempertemukan pelaku industri petrokimia dari hulu hingga hilir guna membahas langkah mitigasi bersama.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa industri telah memberikan komitmen untuk menjaga kesinambungan suplai, terutama bagi pelaku industri kecil agar tetap kompetitif. Kendati demikian, pemerintah tetap memantau ketat situasi global yang berpotensi memengaruhi produksi.

“Dari hasil pertemuan, kami mendapatkan jaminan dari industri bahwa stok plastik seharusnya tidak ada masalah. Saya garis bawahi kata seharusnya, karena pemerintah tetap akan terus memantau perkembangan situasi global secara cermat yang berdampak terhadap produksi dan stok subsektor ini,” ujar Agus di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

ADVERTISEMENT

Agus mengakui gejolak di Selat Hormuz telah memicu distorsi harga produk plastik akibat kenaikan biaya logistik dan waktu pengiriman bahan baku impor. Durasi pengiriman yang semula rata-rata 15 hari kini melonjak hingga 50 hari, sehingga berdampak langsung pada peningkatan beban biaya produksi manufaktur.

Situasi ini, lanjut Menperin, menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian industri petrokimia nasional. Pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan bahan baku impor dengan mengeksplorasi sumber alternatif domestik, salah satunya penggunaan crude palm oil (CPO) sebagai substitusi nafta.

“Kita harus melihat seluruh potensi sumber daya nasional yang bisa menjadi alternatif bahan baku industri petrokimia, termasuk CPO, meskipun tantangan keekonomiannya masih perlu dihitung secara matang,” tutur Menperin.

Selain diversifikasi bahan baku, pelaku industri juga mengharapkan perlindungan pasar domestik dari gempuran produk impor agar iklim investasi di subsektor petrokimia tetap menarik bagi penanaman modal baru.

Adapun pertemuan strategis ini dihadiri oleh sejumlah asosiasi dan raksasa industri, di antaranya INAPLAS, PT Chandra Asri Petrochemical, PT Lotte Chemical Indonesia, hingga asosiasi daur ulang seperti Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) dan Indonesian Plastics Recyclers (IPR).

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 19 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 50 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia