Modal Asing Dominasi Arus Masuk Investasi RI di Triwulan I-2026
JAKARTA, investor.id - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi mencapai Rp 498,8 triliun pada triwulan I-2026. Angka tersebut setara dengan 24,4 persen dari target realisasi investasi full year 2026, yang sebesar Rp 2.041,3 triliun.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan, angka tersebut mengalami peningkatan 7,2% dari periode yang sama pada tahun lalu. Di mana kala itu capaian realisasi investasi pada triwulan I-2025 sebesar Rp 465,2 triliun.
"Untuk realisasi investasi Rp 498 Triliun atau meningkat 7,2% dibandingkan triwulan pertama 2025," ungkap Rosan dalam konferensi pers yang berlangsung di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Dari angka tersebut, Rosan mencatat komposisi didominasi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp 250 triliun atau sekitar 50,1% dari total. Sementara sisanya senilai Rp 248,8 triliun berasal dari realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Dalam kesempatan tersebut ia juga membeberkan, realisasi investasi cenderung dominan ditanam di luar pulau Jawa yakni sebanyak Rp 251,3 triliun. Sementara Rp 247,5 triliun ditanam di wilayah Pulau Jawa.
Berdasarkan provinsi di Indonesia, Rosan mengungkapkan Jakarta menjadi lokasi favorit investor dalam menanamkan modalnya. Di mana Provinsi tersebut mencatat realisasi investasi senilai Rp 78,7 triliun.
Sementara tempat ke dua diduduki Provinsi Jawa Barat dengan realisasi Rp 76,8 triliun, kemudian Banten senilai Rp 34,4 triliun, Jawa Timur senilai Rp 32,6 triliun, dan Sulawesi Tengah sebanyak Rp 32,1 triliun.
"Daerah yang mempunyai kontribusi biasanya Jawa Barat, tapi kali ini Jakarta yakni senilai Rp 78 triliun" pungkas Rosan.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






