Blaize dan Datacomm Jajaki Kolaborasi AI Inference
JAKARTA, investor.id — Blaize Holdings, Inc, perusahaan komputasi kecerdasan buatan (AI) berbasis programmable dan hemat energi, menjalin kolaborasi strategis dengan PT Datacomm Diangraha untuk mengeksplorasi pengembangan solusi AI inference di Indonesia. Kerja sama ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di ajang Gitex Asia 2026 di Singapura.
Kolaborasi ini menjadi langkah awal kedua perusahaan dalam merespons pertumbuhan pesat pasar AI di Indonesia, yang saat ini disebut sebagai salah satu yang tercepat di kawasan Asia Pasifik. Fokus awal diarahkan pada pengembangan Physical AI, keamanan publik, pengawasan, serta aplikasi AI di sektor industri dan logistik.
Co-Founder sekaligus CEO Blaize Dinakar Munagala menegaskan, Asia Pasifik saat ini berada pada fase penting dalam perkembangan AI inference, dengan Indonesia sebagai salah satu kontributor utama pertumbuhan tersebut.
“Asia Pasifik saat ini berada pada titik krusial dalam perkembangan AI inference, dan Indonesia menonjol sebagai salah satu kontributor utama pertumbuhan tersebut,” ujar Dinakar dalam keterangan pers, Kamis (23/4/2026).
Dinakar menambahkan, kombinasi platform AI Blaize yang dapat diprogram dan hemat energi dengan infrastruktur Datacomm diharapkan dapat menghadirkan nilai nyata di berbagai sektor. Datacomm memiliki fondasi infrastruktur yang kuat serta relasi enterprise yang solid. Mereka punya relasi kuat dengan pelanggan enterprise yang dibutuhkan pasar ini.
Sementara itu, Presiden Direktur sekaligus Founder Datacomm Tan Wie Tjin menyebut, pihaknya telah memiliki pengalaman panjang dalam membangun kepercayaan dengan pelanggan enterprise dan instansi pemerintah di Indonesia.
“Di Datacomm, kami telah menghabiskan lebih dari tiga dekade untuk membangun kepercayaan dari berbagai pelanggan enterprise, instansi pemerintah, dan operator infrastruktur kritikal di Indonesia,” ujar Wie Tjin.
Wie Tjin menilai, kebutuhan solusi AI yang aman, scalable, dan efisien semakin meningkat seiring percepatan transformasi digital. Terlebih, Indonesia berada di ambang transformasi AI yang signifikan, dan kebutuhan akan solusi inference yang cerdas, scalable, serta aman terus meningkat di setiap sektor yang dilayani.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

