Minggu, 21 Juni 2026

Momentum Perkuat Daya Saing Global Industri Event

Penulis : Leonard AL Cahyoputra
29 Apr 2026 | 17:53 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa saat menyampaikan sambutannya pada acara Kick-off IPOS-X di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (28/4/2026). (Foto: Dok Kemenpar)
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa saat menyampaikan sambutannya pada acara Kick-off IPOS-X di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (28/4/2026). (Foto: Dok Kemenpar)

JAKARTA,investor.id -Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menerangkan, penyelenggaraan IPOS-X (Indonesia Professional Organizer Summit Vol. 10) menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing global industri event Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions)

Dia menyampaikan satu dekade perjalanan IPOS merupakan tonggak penting bagi perkembangan industri event nasional. IPOS telah berkembang menjadi ruang strategis yang mempertemukan ide, kolaborasi, dan transaksi nyata, sekaligus menghubungkan para profesional event dari seluruh Indonesia.

“IPOS bukan sekadar sebuah event, tetapi gerakan bersama untuk memajukan, meningkatkan profesionalitas, dan mengangkat martabat industri MICE serta event Indonesia di panggung nasional dan global,” ujar Ni Luh Puspa dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (29/4/2026). 

ADVERTISEMENT

Menurutnya, industri event ke depan diproyeksikan terus tumbuh dan semakin memperkuat perannya sebagai salah satu pilar strategis dalam ekosistem pariwisata. Pertumbuhan tersebut didorong oleh tren global seperti berkembangnya hybrid event, meningkatnya kebutuhan corporate travel, serta penguatan infrastruktur convention di berbagai negara.

Penguatan industri event nasional diarahkan pada sejumlah aspek utama, mulai dari regulasi dan tata kelola, peningkatan kapasitas dan standardisasi, hingga penguatan konektivitas dan infrastruktur. Selain itu, pengembangan portofolio Intellectual Property (IP) event serta skema insentif yang adaptif juga menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing industri.

Wamenpar menekankan seluruh upaya tersebut harus didukung kolaborasi erat seluruh unsur pentahelix sebagai fondasi utama dalam membangun industri pariwisata yang kuat. “Dengan langkah-langkah tersebut, industri event diharapkan tidak hanya tumbuh, tetapi juga semakin berkualitas, berdaya saing global, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” ujar dia. 

Menjawab Gap Industri 
Ketua Umum Industri Event Indonesia (IVENDO) Irvan Mahidin menerangkan, meski memiliki lebih dari 10.000 event per tahun dan melibatkan 8,77 juta tenaga kerja, industri event Indonesia masih menghadapi tantangan fundamental, yaitu belum adanya “control tower” yang mengintegrasikan data, demand-supply, dan konversi bisnis. 

Dia mengatalan, IPOS-X hadir sebagai jawaban strategis dengan 4 pilar utama. Pertama, IPOS Smart Forum, yaitu Insight berbasis data dan tren industri. Kedua, business presentation, berupa akses langsung ke buyer berkualitas. Ketiga, 360° business networking, di mana deep deal-making, bukan superficial networking. “Keempat, champion’s night, ajang membangun trust & social capital industri,” ujar Irvan. 

IPOS-X mengusung tema “A Decade of Impact: Independent, Resilient, Progressive”, dan diselenggarakan pada 28–30 April 2026 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona,. Wakil Ketua Umum II DPP IVENDO, Romi Rismawan, menyampaikan keterlibatan IVENDO dalam IPOS merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem industri event nasional. Menurutnya, IPOS mencerminkan industri event yang semakin matang, terhubung, terkurasi, dan berorientasi pada dampak.

“Kemajuan industri tidak dibangun oleh satu pihak, melainkan melalui kolaborasi yang saling melengkapi antara komunitas, asosiasi, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar dia, 

Founder IPOS Harry D. Nugraha menambahkan, dalam satu dekade penyelenggaraan, IPOS telah melibatkan 78 seller dan 172 buyer. Kegiatan ini diproyeksikan menghasilkan lebih dari 1.798 potensi volume event, 454 prospek bisnis dengan nilai lebih dari Rp 396 miliar, serta menciptakan 51.188 lapangan kerja di 34 provinsi di Indonesia.

“Puncak business floor akan berlangsung pada hari kedua, menjadi ruang kolaborasi konkret untuk membangun industri event dan mendukung kemajuan bangsa,” kata Harry.

Editor: Leonard

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia