Sabtu, 4 April 2026

Harga Perak Terseret Arus Sentimen Ganda

Penulis : Natasha Khairunisa
18 Feb 2026 | 07:21 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas dan perak batangan. (Foto: Sven Hoppe / Picture Alliance / Getty Images)
Ilustrasi emas dan perak batangan. (Foto: Sven Hoppe / Picture Alliance / Getty Images)

JAKARTA, investor.id - Harga perak kembali melemah pada hari Selasa (17/2/2026), saat investor menunggu rilis data ekonomi Amerika Serikat yang tertunda, dan ketegangan geopolitik yang sedikit mereda selama akhir pekan.

Dipantau dari Kitco News, Rabu (18/2/2026) harga perak spot terpantau melemah 1,51% ke level US$ 72,30 per troy ons pada Selasa malam (17/2) waktu AS.

Harga perak spot terakhir ambles ke kisaran US$ 73,07 per troy ons, sementara harga perak berjangka turun 6% menjadi US$ 73,05 per troy ons.

Advertisement

Baru-baru ini, Iran dan AS bertemu untuk kedua kalinya dalam agenda pembicaraan nuklir di Jenewa, Swiss, dalam upaya mencegah konflik baru di Timur Tengah.

Analis di Deutsche Bank mencatat, meskipun harga perak telah diperdagangkan melemah sebesar US$ 7 di bawah harga riil yang disesuaikan pada tahun 1790 setelah ketegangan geopolitik kembali muncul di kawasan Timur Tengah.

ETF perak, termasuk ProShares Ultra Silver, juga melemah 10,8%, sementara iShares Silver Trust menurun sedikit lebih dari 5%.

Sebagai catatan, harga emas dan perak telah anjlok sejak akhir Januari 2026 karena investor bereaksi terhadap sentimen terkait langkah Presiden Donald Trump menominasikan Kevin Warsh untuk memimpin Federal Reserve, yang menyebabkan penguatan dolar AS. Harga perak berjangka anjlok 30% pada saat itu, menandai pelemahan terburuknya sejak Maret 1980.

Namun, aksi jual perak dan emas hanya berlangsung singkat, dengan harga kedua komoditas tersebut pulih kembali pada awal Februari 2026, meski mengalami beberapa fluktuasi.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 6 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 32 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 35 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia