Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Menguat, Meski Dibayangi Tekanan Global
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa (3/3/2026) siang. Penguatan dinilai masih terbatas di tengah sentimen global, mulai dari konflik Timur Tengah hingga ekspektasi suku bunga The Fed.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 11.19 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini menguat sebesar 6 poin (0,04%) ke level Rp 16.862 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,16% ke level 98,54.
Sedangkan pada perdagangan Senin (2/3/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup ditutup melemah 81 poin di level Rp 16.868.
Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva memperkirakan, rupiah bergerak cenderung bergerak fluktuatif di tengah dinamika global.
"Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih akan cenderung fluktuatif dengan kecenderungan bergerak dalam rentang terbatas sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dari dinamika global," ucapnya dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026).
Kendati rupiah dibuka menguat pada pagi ini, lanjutnya, penguatan ini masih bersifat terbatas dan lebih merefleksikan koreksi teknikal setelah pada perdagangan sebelumnya rupiah mengalami pelemahan.
Secara umum, pergerakan rupiah masih berada dalam fase konsolidasi dengan volatilitas yang dipengaruhi oleh sentimen eksternal, yang cukup dominan.
Melihat dari sisi global, eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah mendorong peningkatan risk aversion di pasar keuangan, sehingga pelaku pasar cenderung mencari aset safe haven seperti dolar AS dan emas.
Suku Bunga The Fed
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






