Rights Issue Bumi Resources Minerals Disetujui Pemegang Saham
JAKARTA - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mendapatkan persetujuan rights issue dalam rangka pengembangan proyek emas di Gorontalo. Dalam aksi ini perseroan akan menerbitkan sebanyak 24 miliar saham seri B baru dan 8,5 miliar waran seri III.
Direktur dan Investor Relations Bumi Resources Minerals Herwin W Hidayat menjelaskan, persetujuan in sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada hari Jumat (6/8).
Sedangkan, untuk harga dan rincian dana yang akan diraup, Herwin mengatakan, untuk detail skema, harga pelaksanaan, termasuk info standby buyer serta nilai besaran Right Issue baru akan diumumkan saat penyampaian prospektus ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
"Rencananya, pada minggu ketiga di bulan ini, kami akan melakukan penyampaian prospektusnya," ujar Herwin.
Secara rinci dana hasil aksi korporasi itu akan digunakan oleh perseroan untuk membiayai pengembangan proyek tambang emas dengan membangun dan menyediakan ekosistem lengkap. Diantaranya yakni membiayai aktivitas pengeboran di beberapa prospek emas dalam usahanya untuk menambah jumlah cadangan bijih emas di lokasi tambang Motomboto (Gorontalo).
Selain itu, perseroan juga akan membangun sejumlah infrastruktur pendukung diantaranya seperti jalan tambang (hauling road) sepanjang lebih dari 30 kilometer dengan lebar 12 meter dan fasilitas jembatan dari Pelabuhan Tombolilato ke lokasi tambang emas di Gorontalo, pengolahan limbah dan juga pembelian alat-alat berat serta perlengkapan tambang.
Lebih lanjut, perseroan juga membangun 1 pabrik pengolahan bijih emas dengan kapasitas 2000 ton bijih perhari. Selain itu, perseroan juga akan membangun fasilitas pendukung proyek tambang seperti waste dump, sediment pond, powerhouse, warehouse, nursery facility, gudang bahan peledak, dan lainya.
Herwin menambahkan, ketersediaan pabrik pengolahan bijih emas memungkinkan perusahaan untuk memulai produksi emasnya secara komersial dari lokasi tambang emas Motomboto di Gorontalo. Selain itu, aktivitas pengeboran diharapkan dapat menambah jumlah cadangan bijih emas di Gorontalo.
“Manfaat lainnya, yakni peningkatan jumlah cadangan bijih emas tersebut akan menambah usia produktif tambang dari proyek tambang emas di Gorontalo. Di sisi lain, produksi emas secara komersial ini akan berdampak positif terhadap kinerja penjualan dan laba bersih perusahaan,” pungkas Herwin.(fur)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

