Sabtu, 4 April 2026

Wapres Bertemu CEO Chevron

Penulis : Antara
15 Sep 2011 | 16:53 WIB
BAGIKAN

JAKARTA - Wakil Presiden RI Boediono bertemu dengan CEO dari Chevron Corporation, John S. Watson, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis.

Watson yang ditemui setelah bertemu dengan Wapres, mengatakan dalam pertemuan tersebut ia membicarakan tentang sejarah Chevron di Indonesia, terkait dengan proyek pengembangan panas bumi, maupun kegiatan lainnya seperti pelatihan dan pengembangan, serta kegiatan kemasyarakatan.

"Saya mengatakan pada Wakil Presiden bahwa saya berharap Chevron akan berada di sini (Indonesia -red) 85 tahun lagi, karena kami memiliki banyak peluang investasi di negeri ini," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, peluang investasi yang dimaksud mencakup eksplorasi panas bumi di Sumatera dan energi laut dalam.

Watson mengatakan Wapres menunjukkan dukungannya untuk Chevron. Ia juga mengatakan pada Wapres, dengan kondisi iklim investasi di Indonesia yang stabil, Chevron berada dalam posisi siap berinvestasi untuk tahun-tahun yang akan datang.

Sementara itu, secara terpisah, Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat mengatakan pertemuan antara Wapres dengan CEO Chevron Corporation, tidak membicarakan tentang proyek maupun isu-isu yang spesifik.

"Ini hanya 'courtesy call', tidak bicara proyek atau isu yang spesifik," katanya.

Pertemuan antara Wapres dan CEO Chevron Corporation berlangsung mulai pukul 13.00 WIB. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 30 menit.

Chevron Corporation tercatat di New York Stock Exchange adalah salah satu perusahaan energi terbesar dunia yang berkantor pusat di San Ramon, California, AS dan aktif di lebih dari 180 negara.

Chevron bergerak dalam setiap aspek industri minyak dan gas, termasuk eksplorasi dan produksi; penyulingan, pemasaran, dan transportasi; produksi kimia dan penjualan; dan pembangkit tenaga listrik.

Chevron yang memiliki fasilitas di 90 negara, didirikan pada 1879 di Pico Canyon, California dengan nama Standard Oil Company of California atau Socal. Pada 2001, Chevron bergabung dengan Texaco untuk membentuk ChevronTexaco. Pada 9 Mei 2005, ChevronTexaco mengumumkan akan melepas moniker Texaco dan kembali ke nama Chevron. Texaco akan tetap menjadi sebuah merek di bawah perusahaan Chevron.

Pada 19 Agustus 2005, Chevron bergabung dengan Unocal Corporation, sebuah gerakan yang membuat Chevron menjadi produsen terbesar energi geotermal di dunia. (tk/ant)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 14 menit yang lalu

Serangan Udara Rusia Tewaskan 14 Warga Sipil Ukraina

Rusia luncurkan 500 drone ke Ukraina menjelang Paskah, 14 warga sipil tewas. Zelenskyy tawarkan bantuan amankan Selat Hormuz dari Iran.
InveStory 20 menit yang lalu

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Turnaround Garuda hanya akan berhasil jika perusahaan berhenti sekadar memonetisasi kursi dan mulai mengorkestrasi sistem nilai perusahaan.
Business 24 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 28 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 54 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 57 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia