Hingga September, Restrukturisasi Kredit BTN Rp 52 Triliun
JAKARTA, investor.id – Pandemi Covid-19 sangat memengaruhi PT Bank BTN Tbk (BBTN) BTN. Hingga September 2020, total restrukturisasi kredit di bank BTN sekitar Rp 52 triliun. Jumlah itu men capai sekitar 21% dari total por tfolio yang dimiliki bank BTN.
Hal tersebut dikemukakan Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi di Jakarta, Jumat (11/12).
Acara tersebut juga dihadiri Direktur Finance, Treasury & Strategy BTN Nixon LP Napitupulu dan Direktur Remedial & Wholesale Risk BTN Elisabeth Novie Riswanti.
“Kurang lebih 80% dari nasabah yang kita lakukan restrukturisasi adalah nasabah KPR. Jadi implikasi yang paling besar tentunya adalah terhadap restrukturisasi yang sangat besar, meningkatnya risiko dari portofolio kita, tapi juga tentunya adalah pertumbuhan kredit yang mengalami penurunan. Tapi alhamdulilah sebetulnya mulai Agustus-September pertumbuhan kredit sudah pelan-pelan membaik,” katanya.
Kedua, perlambatan sektor ekonomi turut dirasakan sektor perbankan dan properti tapi kalau kita lihat memang sektor properti khususnya real estate perumahan, tapi harga property untuk tipe rumah 36 dan 45 justru masih ada perbaikan.
“Jadi di satu sisi menurut Bank Indonesia harga property residensial tumbuh 1,19%, tapi kalau kita lihat sebetulnya harga rumah untuk tipe 36 dan tipe 45 masih baik. Pertumbuhan tipe 36 masih di atas 4,45% dan tipe 45 di kisaran 4,25%,” katanya.
Dia menjelaskan, pembeli rumah tipe 36 sama 45 adalah untuk ditinggali, bukan untuk rumah kedua atau ketiga.
“Jadi, meskipun sektor perbankan melambat dan sektor properti juga melambat tapi tetap ada ruang buat pertumbuhan, khususnya adalah untuk segmen-segmen sektor yang lebih kecil,” jelasnya. (mwd/jn)
Baca juga
https://investor.id/finance/btn-bidik-best-mortgage-di-asia-tenggara-pada-2025
https://investor.id/finance/btn-bidik-best-mortgage-di-asia-tenggara-pada-2025
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





