Minggu, 21 Juni 2026

Ini Tiga Tantangan Pengembangan Bank Syariah

Penulis : Herman
15 Des 2021 | 15:29 WIB
BAGIKAN
Chief Economist Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya dalam webinar bertajuk Sharia Economic Outlook 2022 yang digelar Core Indonesia, 15 Desember 2021.
Chief Economist Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya dalam webinar bertajuk Sharia Economic Outlook 2022 yang digelar Core Indonesia, 15 Desember 2021.

JAKARTA, investor.id   – Chief Economist Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo menilai pengembangan industri perbankan syariah di Indonesia pada tahun depan masih menghadapi sejumlah tantangan. Antara lain yang terkait dengan daya saing, jangkauan jaringan, serta tingkat literasi dan inklusi bank syariah.

Dari sisi daya saing, jumlah bank syariah masih jauh tertinggal dari bank konvensional. Jumlahnya baru 12 bank, sementara bank konvensional ada 96 bank. Bahkan berdasarkan kategorinya, belum ada bank syariah yang masuk dalam bank BUKU IV. Sementara itu dari sisi jangkauan jaringan, share outlet bank Syariah terhadap bank umum juga hanya 7,7%.

“Jumlah outlet bank syariah per 1 juta penduduk hanya sembilan, sementara bank umum 114 per 1 juta  penduduk,” kata Banjaran Surya dalam webinar bertajuk “Sharia Economic Outlook 2022” yang digelar Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Rabu (15/12/2021).

Tantangan berikutnya terkait tingkat literasi dan inklusi bank syariah yang masih rendah. Untuk tingkat literasi baru 8,9% dibandingkan bank konvensional yang sudah 37,7%. Sedangkan tingkat inklusi bank syariah baru 9,1% dibandingkan bank konvensional yang sudah 75,3%.

ADVERTISEMENT

“Jadi memang tiga hal ini menjadi tantangan, tetapi  masih banyak potensi yang perlu digali, di mana industri perbankan di Indonesia secara umum memberikan pertumbuhan dan return tertinggi di antara negara besar di dunia. Selain itu, terdapat preferensi masyarakat yang kuat untuk perbankan syariah, sehingga pertumbuhan bank syariah melampaui bank konvensional dengan potensi pasar yang sangat besar,” kata Banjaran.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 32 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 60 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia