Sabtu, 4 April 2026

Dongkrak Kunjungan Wisman, BRI Hadirkan Pembayaran Online E-Visa

Penulis : Aditya Laksmana Yudha
12 Nov 2022 | 14:06 WIB
BAGIKAN
Bank Rakyat Indonesia
Bank Rakyat Indonesia

Jakarta, Investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bekerja sama dengan Finnet, sebagai payment gateway, memberikan fasilitas pembayaran secara online untuk pengajuan vsa kunjungan ke Indonesia (e-VoA dan e-Visa).

Peluncuran sistem pembayaran ini dilakukan pada Kamis (10/11/2022) bersamaan dengan peluncuran e-VoA oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Sinergisitas yang dilakukan BRI ini turut menjadi komitmen BRI dalam mendukung presidensi G-20. Pasalnya, kerja sama ini mendorong kemudahan wisatawan mancanegara (wisman) untuk berwisata serta menjadikan nama Indonesia semakin dikenal.

E-Visa memungkinkan wisman mengajukan visa secara digital melalui website Imigrasi (Molina.imigrasi.go.id) dan melakukan pembayaran secara real time online menggunakan kartu debit maupun kartu kredit yang berlogo Visa, Mastercard dan JCB.

Advertisement

UMKM Serap Ratusan Juta Tenaga Kerja, BRI Ambil Peran melalui Pemberdayaan

Online payment juga mempermudah pengelolaan biaya BNPB Visa Kunjungan agar transaksi dapat berjalan dengan cashless dan real time. Oleh karena itu, pembayaran dari kartu bank antar negara melalui e-Visa membuat kurs yang berlaku adalah kurs real time pada saat transaksi, meliputi biaya Visa serta biaya layanan.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan perseroan sepenuhnya mendukung pemerintah dalam penerapan sistem yang telah terdigitalisasi ini.

“Dengan adanya sistem ini akan membuka potensi pariwisata dan ekonomi secara luas di Indonesia sekaligus sebagai tonggak inovasi layanan publik Ditjen Imigrasi. Perekonomian di sektor pariwisata dan kesepakatan-kesepakatan dalam pertemuan bisnis multinasional yang dimudahkan dan berimplikasi pada hadirnya pembukaan lapangan kerja baru,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Handayani mengungkap penerapan online payment di sistem e-Visa ini juga mendorong simplifikasi pembayaran. Di sisi lain, dukungan BRI dalam online paymentdi sistem e-Visa ini sejalan dengan upaya transformasi digital dalam blueprint BRIVolution 2.0.

BRI Jadi Bank dengan Pengelolaan Risiko ESG Terbaik di Indonesia

Handayani menargetkan transaksi bisnis acquiring BRI diprediksi dapat mencapai Rp 130 triliun pada tahun ini. Dirinya optimistis target tersebut bisa tercapai mengingat saat ini ada momentum peningkatan kunjungan wisman yang tumbuh pesat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia meningkat signifikan dari 120.100 wisman pada September 2021 menjadi 538.135 wisman pada September 2022.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 22 menit yang lalu

Dorong Elektrifikasi untuk Perkuat Kemandirian Energi di Tengah Gejolak Global

Percepatan elektrifikasi di sektor transportasi dan rumah tangga bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional.
Lifestyle 36 menit yang lalu

Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol

Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari ini
Market 51 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 59 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 2 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 2 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia