Jumat, 15 Mei 2026

Libur Idulfitri 2023, Transaksi di ATM Bersama Berpotensi Naik 20%

Penulis : Indah Ayu Pujiastuti
6 Apr 2023 | 09:12 WIB
BAGIKAN
Jajaran Direksi PT Artajasa Pembayaran Elektronis
Jajaran Direksi PT Artajasa Pembayaran Elektronis

JAKARTA, investor.id - Direktur Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), M. Ma'ruf memprediksi akan terjadi kenaikan transaksi penggunaan ATM Bersama hingga 80 juta transaksi pada periode Ramadan dan libur Idulfitri 2023.

Peningkatan transaksi terutama disebabkan tingginya mobilitas masyarakat seiring telah dicabutnya kebijakan PPKM pada momentum libur Lebaran ini.

"Bila dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah transaksi pada penggunaan ATM Bersama naik sebesar 20% selama bulan Ramadan. Diperkirakan hingga libur Lebaran transaksi naik menjadi 80 juta transaksi lebih tinggi dari transaksi sebelumnya yang mencapai 60 juta transaksi per bulan," katanya dalam acara Jumpa Pers dan Buka Puasa Bersama 2023 di Pullman Hotel, Jakarta, pada Rabu (5/4/2023).

ADVERTISEMENT

Sebagai perusahaan penyedia layanan transaksi elektronis teramsuk ATM Bersama, Artajasa menyebut telah mempersiapkan beberapa langkah strategis dalam menghadapi peningkatan transaksi selama Ramadan hingga Idulfitri 2023.

"Artajasa menyiapkan beberapa langkah yakni pemeliharaan dan monitoring sistem yang lebih intensif dan kesiapan dalam peningkatan kapasitas jaringan," papar M. Maruf.

Pada kesempatan yang sama, Direktur IT & Operasional Artajasa Teddy Sis Herdianto juga menambahkan bahwa perusahaan akan mendorong bank anggota ATM Bersama untuk melakukan kegiatan capacity planning.

"Kegiatan ini sangat penting dilakukan agar bank siap menghadapi tingginya lonjakan transaksi sesuai dengan peningkatan transaksi di jaringan ATM Bersama pada libur idulfitri mendatang," jelasnya.

Langkah selanjutnya yakni Artajasa berupaya menjaga komunikasi dengan seluruh anggota ATM Bersama dalam memberikan pelayanan transaksi perbankan yang optimal kepada nasabah. Artajasa juga senantiasa mendukung kebijakan pemerintah terkait program digitalisasi khususnya layanan Debit GPN, QRIS, QRIS Crossborder, maupun Kartu Kredit Pemerintah Domestik (KKPD).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 6 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 38 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 49 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 53 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia