Sabtu, 4 April 2026

BFI Finance (BFIN) Cetak Laba Rp 1,6 Triliun

Penulis : Prisma Ardianto
26 Feb 2024 | 09:10 WIB
BAGIKAN
Kantor BFI Finance (BFIN). (Foto: istmewa)
Kantor BFI Finance (BFIN). (Foto: istmewa)

JAKARTA, innvestor.id – PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) atau BFI Finance mencetak laba bersih sebesar Rp 1,64 triliun pada tahun 2023. Laba perusahaan turun 9,01% dibandingkan perolehan tahun 2022 yang sebesar Rp 1,81 triliun.

“Dengan segala dinamika yang terjadi di tahun 2023, kami berkomitmen untuk tetap tumbuh secara sehat,” ujar Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono dalam keterangannya, Senin (26/2/2024).

Mengacu laporan keuangan perusahaan, sebenarnya BFI Finance mengantongi total pendapatan mencapai Rp 6,35 triliun pada akhir 2023, tumbuh 18,02% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan pendapatan dari piutang pembiayaan, pendapatan keuangan, dan syariah.

Advertisement

Namun demikian, total beban perseroan tercatat melonjak 37,64% (yoy) menjadi Rp 4,33 triliun pada 2023. Tiga pos yang mencatatkan penambahan beban utamanya yaitu menyangkut bunga dan keuangan; pencadangan untuk piutang pembiayaan; dan beban lain-lain.

Kendati laba menurun, BFI Finance membukukan imbal hasil rata-rata atas aset (RoAA) dan imbal hasil rata-rata atas ekuitas (RoAE) masing-masing menempati level 8,4% dan 17,7% per Desember 2023. Rasio tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri pembiayaan, yang masing-masing berada di level 5,6% dan 15,0%.

Sudjono menerangkan, pencapaian dari sisi keuangan ini tidak bisa lepas dari sejumlah kejadian penting yang mewarnai perjalanan BFI Finance pada tahun 2023. Catatan yang dimaksud diantaranya risiko ketidakpastian pasar keuangan global, tantangan perekonomian dalam negeri, serta sisi negatif era digital lewat ancaman serangan siber yang marak terjadi di tahun tersebut.

Aset baru yang dilaporkan oleh BFI Finance senilai Rp 24,0 triliun pada Desember 2023, atau naik 9,4% (yoy) dari tahun sebelumnya Rp 21,9 triliun. Besarnya kelolaan aset yang dimiliki oleh perusahaan saat ini berkontribusi untuk bertumbuhnya total piutang pembiayaan yang dikelola (managed receivables) sebesar 7,4% dari Rp 20,5 triliun menjadi Rp 22,0 triliun.

Adapun nilai pembiayaan baru (new booking) tercatat sebesar Rp 19,1 triliun atau menurun 5% (yoy). Sudjono menjelaskan bahwa kontraksi ini dipengaruhi menghentikan sementara sistem operasionalnya guna peningkatan keamanan digital, segera setelah terdeteksi adanya serangan siber jelang akhir semester I-2023.

Merespons kondisi itu, perusahaan segera melakukan pemulihan (recovery) dan penyesuaian di berbagai lini. Oleh karena itu, pada kuartal IV-2023 seluruh proses recovery telah tuntas dan perusahaan kembali berfokus untuk peningkatan kinerja yang ditargetkan. Alhasil, BFI Finance kembali membukukan pertumbuhan pembiayaan baru yang meningkat 11,3% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter/qoq).

Rencana 2024

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 2 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 3 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 3 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 3 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 4 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia