Pelaku Usaha Bidik Tingkat Literasi Asuransi yang Lebih Baik
JAKARTA, investor.id – Para pelaku usaha di industri perasuransian yang tergabung dalam Dewan Asuransi Indonesia (DAI) menargetkan tingkat literasi asuransi yang lebih baik di masa mendatang. Para pelaku usaha bersama pihak regulator akan menyelenggarakan acara akbar dalam waktu dekat ini guna mendukung aspirasi tersebut.
“Target kita akan terjadi peningkatan literasi asuransi di atas 31,7%,” ungkap Ketua Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Yulius Billy Bhayangkara melalui keterangannya, pada Senin (5/8/2024).
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) pada tahun 2022, tingkat literasi asuransi sebenarnya sudah mencapai level 31,72%. Namun, tingkat inklusi asuransi baru menyentuh 16,68%. Hasil survei itu menandai bahwa pemanfaatan produk/layanan asuransi masih lebih rendah dibandingkan pemahaman produk/layanan asuransi.
Untuk mendukung aspirasinya, DAI berikut 11 asosiasi perasuransian di bawah naungannya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Infobank Media Group akan menyelenggarakan Indonesia Insurance Summit 2024. Acara ini akan diselenggarakan secara hybrid.pada Kamis-Jumat, 22-23 Agustus 2024.
Yulius menuturkan, Indonesia Insurance Summit 2024 ini akan membahas berbagai tantangan dan peluang di industri asuransi masa depan. Seluruh pemangku kepentingan terkait akan diboyong untuk hadir dan mencari cara bekerja sama demi kemajuan industri asuransi.
“Kita akan membahas berbagai isu terbaru di industri asuransi nasional, seperti investasi hijau, evolusi asuransi, dan kepercayaan pasar. Ini bagian dari upaya kita untuk meningkatkan literasi asuransi yang saat ini masih rendah," kata Yulius.
Ketua Steering Committee Indonesia Insurance Summit 2024, Budi Herawan menambahkan, acara tersebut akan menjadi ajang bagi peserta untuk memperluas jaringan dengan profesional dan ahli di bidang asuransi serta para petinggi perbankan dan multifinance.
“Ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan wawasan terbaru, bertukar pandangan, dan berjejaring dengan para profesional dan ahli di bidang asuransi. Mari bersama-sama kita mengukir masa depan industri asuransi Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan,” jelas Budi.
Apa yang Dibahas?
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

