Minggu, 5 April 2026

Pertamina Siapkan US$2,46 Miliar untuk Beli Kapal

Penulis : Antara
13 Sep 2013 | 15:12 WIB
BAGIKAN

JAKARTA-PT Pertamina menyiapkan anggaran US$ 2,46 Miliar untuk membeli 19 kapal guna menggantikan armada kapal milik perseroan yang sudah tua. Pembaharuan armada pengangkut minyak mentah, BBM maupun LPG itu merupakan rencana jangka panjang unit bisnis shipping dari 2012 hingga 2016.

Asisten Manajer Ship Building Support Pertamina, Muhammad Irfan mengatakan pengadaan 19 kapal menggunakan anggaran belanja modal Pertamina (Capital Expenditure/Capex). "Armada kapal Pertamina hampir 60-70% buatan lama. Makanya kami berusaha memperbarui yang sudah terencana dalam rencana jangka panjang unit bisnis shipping dari 2012 hingga 2016," kata Irfan di Jakarta, Jumat (13/09).

Irfan membeberkan 19 kapal tersebut antara lain 6 unit kapal GP pergantian kapal time charter dengan kapasitas 17.500 Long Ton Death Weight (LTDW) senilai US$ 165 juta. Kemudian pengadaan 2 unit kapal tanker untuk lube base oil dengan anggaran sebesar US$28 juta.

Selanjutnya, pengadaan 1 unit kapal tanker dengan kapasitas 85 ribu LTDW dengan harga sebesar US$62 juta. Selain itu pembangunan kapal LPF dengan kapasitas 5000 CuM yang menghabiskan dana US$21 juta.

Lebih lanjut, Irfan menyebut pengadaan 3 unit kapal tanker small dengan anggaran US$28 juta, pengadaan 1 unit tanker GP yang membutuhkan dana US$ 29 juta, serta pengadaan 1 unit tanker medium range dengan sebesar US$38 juta.

Pertamina juga akan menambah kapal untuk pengadaan 1 unit tanker medium range dengan menghabiskan capex US$38 juta dan pengadaan 1 unit tanker VLCC sebesar US$141 juta. Kemudian penambahan pengadaan 1 unit tanker Aframax yang menghabiskan anggaran sebesar US$70 juta, lalu pengadaan 2 unit tanker small-I senilai US$24 juta.

Empat armada sisanya yakni, 2 unit tanker small-I senilai US$24,3 juta serta 1 unit tanker medium range senilai US$38,6 juta dan satu unit kapal LNG yang memakan biaya sebesar US$ 1,7 juta. "Jadi total semua diperkirakan menghabiskan capex dari 2012 hingga 2016 sebesar US$2,46 Miliar," kata Irfan. (rap)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia