Sabtu, 4 April 2026

Air Asia Kini Berganti Nama Jadi Capital A

Penulis : Happy Amanda Amalia
28 Jan 2022 | 16:15 WIB
BAGIKAN
Air Asia. Foto: airasia.com
Air Asia. Foto: airasia.com

KUALA LUMPUR, investor.id – Maskapai AirAsia Group Bhd asal Malaysia mengatakan telah menyelesaikan perubahan nama perusahaan induknya yang kini terdaftar menjadi Capital A Bhd. Langkah ini sekaligus menandai bahwa portfolio bisnisnya telah berkembang luas, tidak lagi sekadar penerbangan semata.

Menurut laporan, bisnis maskapai penerbangan Air Asia telah terpukul keras selama pandemi Covid-19 akibat pemberlakuan aturan perjalanan yang ketat di Asia. Kondisi tersebut mendorong bursa saham Malaysia memasukkannya ke dalam klasifikasi perusahaan yang tertekan secara finansial, pada bulan ini. Walau sudah berupaya mengumpulkan dana untuk meningkatkan neracanya.

Sebagai informasi, Capital A telah banyak berinvestasi dalam bisnis pembayaran BigPay, anak usaha logistik Teleport dan aplikasi seluler Super App agar memperoleh sumber pendapatan lain.Tetapi perusahaan tetap dalam fase pertumbuhan dan merugi pada kuartal yang berakhir 30 September 2021.

Advertisement

“Selama penurunan dua tahun terakhir kami membangun landasan penerbangan yang solid untuk masa depan yang layak dan sukses, yang tidak hanya bergantung pada tiket pesawat saja,” ujar Chief Executiver Officer (CEO) Capital A, Tony Fernandes dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Reuter pada Jumat (28/1).

Dia menambahkan, bisnis maskapai penerbangan akan tetap mempertahankan merek AirAsia yang sudah terkenal di Asia.

Di samping itu, maskapai melaporkan pada Kamis (27/1) bahwa telah tercapai keterisian kursi 80% kursi, yang ditawarkan di Kuartal IV 2021. Ini adalah jumlah penumpang tertinggi sejak awal pandemi, saat peraturan perjalanan mulai dilonggarkan.

“Perjalanan domestik sudah mulai pulih di pasar utama kami. Saya berharap perbatasan akan dibuka kembali secara bertahap sepanjang 2022, dan kami akan melihat kembalinya kapasitas normal untuk layanan internasional kami pada pertengahan hingga Kuartal III tahun ini,” ungkap Fernandes.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


InveStory 6 menit yang lalu

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Turnaround Garuda hanya akan berhasil jika perusahaan berhenti sekadar memonetisasi kursi dan mulai mengorkestrasi sistem nilai perusahaan.
Business 10 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 14 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 40 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 43 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 52 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia