Presidensi G20 2022, Bukti Indonesia Masuk Kelompok Negara Berpengaruh
JAKARTA, investor.id - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Agus Herta Sumarto mengatakan, masyarakat harus bangga dengan keketuaan Indonesia di Presidensi G20 2022.
Memegang tampuk keketuaan negara-negara G20 pada tahun 2022 sama halnya dengan pengakuan Indonesia masuk dalam kelompok negara yang memiliki peranan strategis. ”Kita patut berbangga bahwa negara Indonesia masuk ke dalam kelompok negara G20. Kelompok negara G20 ini bisa dikatakan sebagai kelompok negara elite yang memiliki peran strategis dalam ekonomi politik global,” katanya, Kamis (3/3/2022).
G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20 merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia sehingga bisa menjadi game changer bagi berbagai permasalahan yang sedang dihadapi dunia saat ini. Dengan Presidensi G20 ini, menjadi momen Indonesia untuk bisa mengambil manfaat dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
“Serta untuk menarik investasi, meningkatkan perdagangan, dan meningkatkan kerja sama ekonomi baik yang sifatnya multilateral maupun bilateral,” ucapnya.
Agus menekankan dalam mengambil manfaat Presidensi G20, Indonesia harus piawai dalam negosiasi dan lobi politik dengan negara-negara anggota G20. Poin-poin kerja sama yang dilakukan harus dibuat dengan detil sehingga tidak ada celah untuk negara mengalami kerugian bagi ekonomi dan politik Indonesia.
“Ini yang harus dilakukan oleh Kemenlu beserta kementerian-kementerian terkait sehingga semua kerja sama ekonomi dan politik dan menciptakan keuntungan yang optimal bagi Indonesia,” pungkasnya.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

