Jumat, 15 Mei 2026

Presidensi G20 2022, Bukti Indonesia Masuk Kelompok Negara Berpengaruh

Penulis : Jauhari Mahardhika
3 Mar 2022 | 23:03 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi G20. (Foto: Kominfo)
Ilustrasi G20. (Foto: Kominfo)

JAKARTA, investor.id - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Agus Herta Sumarto mengatakan, masyarakat harus bangga dengan keketuaan Indonesia di Presidensi G20 2022.

Memegang tampuk keketuaan negara-negara G20 pada tahun 2022 sama halnya dengan pengakuan Indonesia masuk dalam kelompok negara yang memiliki peranan strategis. ”Kita patut berbangga bahwa negara Indonesia masuk ke dalam kelompok negara G20. Kelompok negara G20 ini bisa dikatakan sebagai kelompok negara elite yang memiliki peran strategis dalam ekonomi politik global,” katanya, Kamis (3/3/2022).

G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20 merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia sehingga bisa menjadi game changer bagi berbagai permasalahan yang sedang dihadapi dunia saat ini. Dengan Presidensi G20 ini, menjadi momen Indonesia untuk bisa mengambil manfaat dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

“Serta untuk menarik investasi, meningkatkan perdagangan, dan meningkatkan kerja sama ekonomi baik yang sifatnya multilateral maupun bilateral,” ucapnya.

Agus menekankan dalam mengambil manfaat Presidensi G20, Indonesia harus piawai dalam negosiasi dan lobi politik dengan negara-negara anggota G20. Poin-poin kerja sama yang dilakukan harus dibuat dengan detil sehingga tidak ada celah untuk negara mengalami kerugian bagi ekonomi dan politik Indonesia.

“Ini yang harus dilakukan oleh Kemenlu beserta kementerian-kementerian terkait sehingga semua kerja sama ekonomi dan politik dan menciptakan keuntungan yang optimal bagi Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia